Arsip

Tuhan Pemberi Hidup


01. Nyanyian BE No. 447 : 1 HO MUAL HANGOLUAN I
Ho mual hangoluan i, na tubu sian Ama i, Tuhanku Jesus Kristus. Patar dibaen Ho balga ni holong ni roha na gok i, na sai mauliutus. Tung na malungun tondingki di asi dohot holongMi, sai ro pabosur ahu.

02. Pembacaan Firman
▪ Pagi : 1 Samuel 16 : 1 – 13
▪ Malam : 1 Timotius 4 : 11 – 16

03. Renungan : Mazmur 104 : 28b
Apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.

Nats kita hari ini adalah bagian salah satu ungkapan takjub Pemazmur melihat kebesaran Tuhan atas karyaNya dalam Penciptaan. Tuhan menciptakan segala yang ada dengan berfirman. Semua ciptaanNya begitu sempurna: dalam keteraturan dan kehamornisan. Tuhan berdaulat atas segala ciptaanNya, semuanya berada di bawah kendali dan kuasaNya. Dia berkuasa atas waktu: siang dan malam, sehingga makhluk hidup yang ada di bumi ini dapat saling bergantian untuk mencari makanannya. Semua fasilitas bernafas dan hidup diberikanNya secara cuma-Cuma alias gratis, dan tidak usah harus berbayar. Hal ini membuat semakin jelas bahwa segala yang ada tunduk kepadaNya. Detak nadi dari perjalanan seluruh makhluk hidup yang ada di bumi adalah berada di tangan Tuhan. Dialah penentu kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi ini. Dialah yang memberi nafas kehidupan bagi manusia, binatang, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwasanya sebenarnya kita sangat bergantung kepadaNya. Kita tidak boleh mengandalkan kuasa yang ada di tangan kita, karena sifatnya terbatas dan fana. Kuasa kita tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Kuasa Tuhan yang luar biasa. Kita harus merendahkan hati dan pikiran kita di hadapanNya. Bersembah sujud di hadapanNya, tidak ada gunanya menyombongkan segala keberadaan diri kita di hadiratNya. Sebab hidup kita tergantung pada kuasaNya, sedetikpun kita tidak bisa memperpanjang nyawa kita. Karena Dialah sumber kehidupan dan Pemberi hidup. Bukan itu saja, kebaikan dan kasihNya tidak terbatas sepanjang peradaban dan sejarah hidup manusia di dunia ini. Walaupun kadang kala, kita menghadapi banyak persoalan di dalam proses perjalanan hidup: pribadi, keluarga, bangsa dan Gereja kita. Marilah kita tunduk dan memuji Dia. Karena Dia, kita boleh menjalani hidup kita dan beroleh segala kebaikan dariNya. AMIN.

04. Berdoa. 05. Bernyanyi KJ. No. 7 : 1
Ya Tuhan, kami puji namaMu besar, Ya Bapa, makhlukMu menyanyi bergemar. Langit, buana, laut bersyukur semua, malaikat segenap memuji Dikau jua. Kemuliaanmu tetap senantiasa. Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Mahakuasa!

06. Doa Bapa kami – Amin.

___Tuhan Memberkati, Syalom___

Yesus adalah Pembebas yang Dinubuatkan


  1. Bernyanyi BE No. 758 : 1. JAHOWA PANGURUPI
    Jahowa pangurupi di siulaonmi, dilehon pos ni roha di ganup tingki i.
    Nang pe sipata ganggu haporseaonmi, jamot tongtong Tuhanmu manjaga ngolum i.
  2. Pembacaan Firman
    ▪ Pagi : Amsal 3 : 1 – 12
    ▪ Malam : Yakobus 4 : 11 – 17
  3. Renungan : Mazmur 110 : 2. Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu !

Yesus adalah Pembebas yang Dinubuatkan

Pastinya kita sangat banyak bertanya-tanya tentang siapakah kepribadian Yesus itu. Benarkah Yesus itu Tuhan? Di dalam pikiran sebahagian orang, kalau benar Yesus itu adalah Tuhan: mengapa Dia mati tersalib di bukit Golgata ? Mengapa dia tidak mau melepaskan diriNya dari penyaliban? Sejak dahulu, ada pengakuan orang percaya, bahwa Tuhan Yesus tidak pernah berubah. Di Ibrani 13 : 8 dikatakan; bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Kita jangan mau dipecah belah oleh ajaran yang beragam yang beda dari kekristenan. Di nyanyian Sekolah Minggu seringkali kita mendengar lagu mereka yang mengatakan “Tuhan Yesus tidak berubah, tidak berubah, tidak berubah. Tuhan Yesus tidak berubah, tak berubah selama-selamanya”. Seperti keadaan Yesus kemarin, seperti itu juga hari ini, seperti itu juga selama-lamanya. Kalau begitu siapakah yang berubah? Kita, manusia yang seringkali berubah. Cara kita memahami itulah yang berubah. Firman tentang Yesus Kristus disampaikan melalui berbagai cara dan bahasa di tengah-tengah ragam budaya; sehingga penerimaan akan Dia bisa berbeda beda dalam pemahaman setiap orang. Tetapi Yesus, tetaplah sebagai Yesus yang tidak berubah.

Di dalam nats kita hari ini khususnya pasal 110 mau berbicara dan mengingatkan ke-Tuhan-an Mesias, pemusnahan orang-orang jahat yang ada di dunia dan pemerintahan Tuhan sudah hadir di dalam dunia. Dalam kitab mazmur ini, ada nubuat tentang Yesus Kristus. Nubuat tentang akan kedatangan Yesus Kristus ke tengah-tengah dunia ini: hendak membangun KerajaanNya. Dialah Mesias yang diutus Tuhan ke dalam dunia untuk menguasainya: di dalam keadilan dan kebenaran. Dan apa yang dinubuatkan di dalam kitab Mazmur ini telah digenapkan di dalam kitab Perjanjian Baru. Tuhan mengutus AnakNya Yesus Kristus menjadi Manusia dengan tujuan menghapus dosa-dosa dan kematian. Marilah kita puji Tuhan yang telah nyata dan datang membebaskan kita dari belenggu dan perbudakan dosa. Marilah kita muliakan Dia melalui perkataan dan tindakan. AMIN.

  1. Berdoa.
  2. Bernyanyi KJ. No. 38 : 1 T’LAH KUTEMUKAN DASAR KUAT
    T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku. Kekal, ya Bapa Kau membuat PutraMu dasar yang teguh, Biarpun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap 06. Doa Bapa kami – Amin.

Tuhan Memberkati, Syalom