| Minggu, Tanggal | Koor di Ibadah | Judul Lagu | ||
| Adven II, 8 Desember 2019 | ||||
| Ibadah Jam 06:00 | Wijk Galilea | DIA | ||
| Wijk Betani | Yang Mengharapkan Tuhan | |||
| Panggung Adven Jam 07:30 – 07:50 |
|
|||
| Ibadah Jam 08:00 | Wijk Filadelfia | Allah Mahakuasa | ||
| Wijk Betlehem | Tuhan Datang | |||
| Panggung Adven Jam 09:30 – 09:50 |
|
|||
| Ibadah Jam 10:30 | Wijk Kanaan | Pegang Tanganku | ||
| Wijk Eben Ezer | Hingga Kelak | |||
| Ibadah Jam 17:00 | Wijk Jerusalem | Bercahayalah | ||
| Wijk Sion | Ya Yesus Aku Nantikan | |||
Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar
SYARAT DAN KETENTUAN
Saat Teduh……………
01. Nyanyian KJ. No. 419:1. “Yesus pimpinlah”
Yesus, pimpinlah kami s’lamanya:
hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup.
Tuntun umatMu masuk rumahMu.
02. Pembacaa Firman
Pagi : Mazmur 19:2-10.
Malam : Filipi 4:4-9.
03. Renungan: Lukas 11:9.
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Meskipun Tuhan mengetahui apa kebutuhan kita, tapi kita harus terlebih dahulu berusaha untuk mendapatkannya. Usaha itu merupakan bentuk penghargaan kita kepada Tuhan, bahwasanya Dia telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang mampu dan mau untuk berusaha. Apakah nats ini adalah bualan semata? Kerana kok mudah dan enak sekali. Tidak, memang mudah dan buakn bualan! Akan tetapi ada syarat dan ketentuannya. Pertama, kita harus tunduk berserah pada Tuhan dan jangan ragu-ragu. Kedua, mintalah yang kita butuhkan. Apa artinya? isi Doa Bapa Kami dan banyak kisah lainnya di Alkitab yang mengajarkan agar kita meminta yang kita butuhkan atau secukupnya. Banyak permintaan kita itu berlebihan hanya supaya dunia ini memuji kita. Kita juga suka meminta lebih untuk menjadi warisan bagi anak cucu kita. Ingatlah banyak fakta yang menunjukkan bahwa harta warisan malah memicu pertikaian kepada anak cucu kita dan akhirnya malah menyengsarakan. Ketiga, pertolongan Tuhan harus seturut kehendakNya bukan kehendak kita.
Tuhan tahu segala pergumulan dan kebutuhan kita. Misalnya masalah kesehatan, pendidikan, makanan, rumah, jodoh, dan lain-lain. Ingatlah, Tuhan tahu apa yang kita perlukan jauh lebih detil dari yang kita bayangkan, Tuhan juga tahu kapan waktu yang tepat untuk memberi bantuan, dan pasti akan terus memelihara kita karena kita adalah ciptaanNya yang serupa dan segambar dengan Dia (Kej 1:26). Amin.
04. Berdoa
05. Bernyanyi BE. No. 127:1. Lam gogo
Lam Gogo, Lam Gogo, Lam Gogo mardalan ho,
Sion tu banuaginjang Nang Satongkin unang so,
PalitoM baen marsinondang, di na tiur i mardalan ho lam gogo, lam gogo.
06. Doa Bapa kami – Amin.
HIDUP DALAM PENGHARAPAN
Saat Teduh……………
01. Nyanyian KJ. No. 33:1. “Suaramu kudengar”
Suaramu kudengar memanggil diriku, supaya ku digolgota dibasuh darahmu !
Aku datanglah, Tuhan, padaMu; Dalam darahMu kudus sucikan diriku
02. Pembacaan Firman
Pagi : Ibrani 10:19-25.
Malam : Filipi 3:17-21.
03. Renungan: Roma 8:28.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Bentuk kebaikan yang diberikan Tuhan kepada kita di dunia ini ada yang berwujud (tangible) dan ada juga yang tidak berwujud (intangible). Kekayaan, jabatan, kesehatan dan kepintaran adalah beberapa contoh dari kebaikan Tuhan yang tangible. Apa pula kebaikan Tuhan yang intangible? Itu adalah Harapan. Sebenarnya kebaikan-kebaikan Tuhan yang tangible adalah untuk semakin meningkatkan derajat harapan kita. Apakah itu harapan? Harapan itu adalah anugerah Tuhan berupa keselamatan kelak dan kehidupan yang kekal. Jadi, harapan inilah kebaikan Tuhan yang terpenting bagi kita untuk melalui kehidupan di dunia ini. Tanpa harapan ini, orang akan merasa tidak ada gunanya hidup di dunia yang fana ini. Ilmu pengetahuan dan teknologi tercanggih di dunia inipun hanya mampu membuat rata-rata usia harapan hidup manusia selama 70 tahun. Dengan demikian, kita harus menjaga harapan itu, karena tidak sedikit orang yang mengabaikan bahkan menolak harapan akan keselamatan kelak dan kehidupan yang kekal.
Tidak ada yang salah dengan kebaikan-kebaikan yang ditawarkan dunia ini, seperti harta/kekayaan, jabatan dan popularitas, karena itu juga merupakan berkat dan kebaikan dari Tuhan. Akan tetapi janganlah kehidupan kita di dunia ini semata-mata untuk mengejar kenikmatan duniawi, lalu kita menjadi mabuk dan menjadikannya sebagai tuhan. Untuk itu kita harus tetap sadar bahwa kebaikan yang diberikan dunia itu sifatnya semu. Tetaplah hidup dalam pengharapan akan keselamatan kelak dan hidup yang kekal dari Tuhan, karena itu adalah penyemangat kehidupan ini. Amin.
04. Berdoa
05. Bernyanyi BE. No. 197:1 “Namarmahani hita”
Namarmahani hita Parholong roha i
Ima Tuhanta Jesus Silehon tua i, Silehon tua i
06. Doa Bapa kami – Amin.
SUKACITA ATAS PERTOBATAN
Saat Teduh……………
01. Nyanyian KJ. No. 401:1. “Makin dekat, Tuhan”
Makin dekat Tuhan kepadaMu. Walau pun saliblah mengangatku
Inilah laguku, dekat kepadaMu. Makin dekat Tuhan, kepadaMu.
02. Pembacaan Firman
Pagi : 1 Tesalonika 4:1-6.
Malam : 1 Tesalonika 1:1-10.
03. Renungan: Lukas 15:7.
Aku berkata kepadamu: “Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena Sembilan puluh Sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan
Di awal perikop dituliskan tentang Yesus bersama dengan sekelompok pemungut pajak dan orang berdosa, namun orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat meributkan tentang mengapa Yesus menyambut mereka dan makan bersama mereka. Orang-orang Yahudi beranggapan bahwa untuk menjaga kemurnian mereka, seseorang tidak boleh bergaul dengan orang-orang berdosa agar tidak tercemar. Yesus tidak takut tercemar dan Pribadi yang sangat murah hati dan tidak pernah tinggi hati. Ia tidak memilih hanya mau berhubungan dengan orang-orang kelas atas saja, setiap orang Kristen seharusnya berlaku seperti ini. Apakah kita memiliki hati seperti Yesus? Pada saat diejek dan ditolak, Yesus menceritakan Perumpamaan dengan kisah Domba yang hilang.
Sekarang kita sudah melihat dari perumpamaan ini, di satu sisi tentang indahnya kebaikan dan kasih Allah, dan di sisi lain tentang perlunya suatu pertobatan. Dan sebenarnya, seluruh perumpamaan ini dapat kita rangkum dalam kalimat seperti yang tertulis di dalam Roma 2:4, “Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?“. Demikianlah kita sebagai orang berdosa selalu dicari dan Tuhan temukan supaya orang pendosa itu kembali kejalan yang benar dan mengikut Tuhan. Amin
04. Berdoa
05. Bernyanyi BE. No. 118:1-2. Paian ma di hami
Paian ma di hami, o Jesus, asiMi, asa tung unang hami diansi musu i.
Paian Tuhannami, HataM di hami be, Asa martua hami, nuaeng nang sogot pe.
06. Doa Bapa kami – Amin.
GEMBALA YANG BAIK
Saat Teduh……………
01. Nyanyian KJ. No. 293:1. “Puji Yesus”
Puji Yesus! Pujilah Juru Selamat! Langit, bumi, maklumkan kasihNya
Haleluya, nyanyilah para malaikat. Kuasa hormat b’rilah kepadaNya
Selamanya Yesus Gembala kita, siang-malam kita didukungNya
Puji Dia b’ritakanlah keagunganNya! Puji Dia, mari bernyanyilah!
02. Pembacaan Firman
Pagi : Galatia 5:1-5.
Malam : Filipi 2:12-14.
03. Renungan: Yohanes 10:2.
Tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba
Yesus bersabda: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Yesus adalah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Gereja adalah seumpama kandang, dan satu-satunya pintu yang harus dilalui ialah Kristus. Kawanan domba dapat diganggu melalui kekuasaan yang disalahgunakan. Pintu hanya terbuka bagi para gembala domba, sedangkan yang tidak masuk melalui pintu disebut sebagai pencuri dan perampok. “Siapakah gembala yang baik? Ia yang masuk melalui pintu, yaitu pintu kesetiaan kepada ajaran Gereja yang mengikuti Teladan Yesus yang sejatinya adalah Gembala yang Baik itu. Amin.
04. Berdoa
05. Bernyanyi BE. No. 464:1. Huboan ma diringku
Huboan ma diringku Tuhan hibul tu Ho. Ai au do tinobusMu umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, di son managam, au TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.
06. Doa Bapa kami – Amin.
MAKNA PERAYAAN ADVENT
MINGGU ADVENT PERTAMA
(Penantian akan kelahiran Yesus Kristus)
Topik: Persiapkanlah jalan bagi Tuhan (Parade ma dalan di Jahowa)
Warna Tutup Altar : Na Violet (Ungu)
Warna Kasih dan Pengharapan
Ev. Yesaya 40:1-8.
Ep. Wahyu 19:11-16.
MAKNA PERAYAAN ADVENT
Advent adalah masa menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali dan sekaligus mempersiapkan Natal (kisah kelahiran Yesus) atau Epifania (kisah awal pelayanan Yesus). Makna kedua hari raya tersebut mengandung arti eschatology, dimana gereja-gereja mengungkapkan kerinduannya akan kedatangan Tuhan pada masa Advent dan kesiapannya menyambut Natal. Advent pertama ditetapkan gereja menjadi awal tahun liturgi, dan pada umumnya pembacaan Alkitab terdiri dari tiga bagian, yaitu: Perjanjian Lama, Surat Rasuli dan Injil. Leksionari (daftar bacaan alkitab: Mingguan, bulanan, Tahunan) menyusun rangkaian penantian pada masa empat Minggu Adven. Adven I hingga 16 Desember menekankan aspek eskatologis yang mengarahkan pandangan kepada kedatangan Kristus ke dua kali. Mulai 17 Desember hingga 24 Desember tema bacaan lebih mengarah kepada penantian kelahiran Yesus. Minggu Advent pertama diisi dengan thema sikap gereja dalam menantikan kedatangan Yesus Kristus yang ke dua kali untuk membebaskan umat manusia. Pembacaan Alkitab dari Perjanjian Lama diambil dari: Kitab Yesaya, tentang kerajaan Mesianis pembawa damai yang akan menghimpun umatNya, (Yes 2: 1-5); Kemurkaan Allah sebab umat berdosa (Yes 64: 1-9). Mesias itu berasal dari garis keturunan Daud untuk melaksanakan keadilanNya (Yer 33: 14-16,).
Jadwal Kegiatan Perayaan Advent I, 1 Desember 2019
| Minggu, Tanggal | Koor di Ibadah | Judul Lagu | Penampilan |
| Adven I, 1 Desember 2019 | |||
| Ibadah Jam 06:00 | Wijk Betlehem | Tuhan Datang |
|
| Wijk Kanaan | Pegang Tanganku | ||
| Panggung Adven Jam 07:30 – 07:50 |
NHKBP | ||
| Remaja | |||
| Ibadah Jam 08:00 | Wijk Jerusalem | Bercahayalah |
|
| Wijk Galilea | DIA | ||
| Panggung Adven Jam 09:30 – 09:50 |
NHKBP | ||
| Remaja | |||
| Ibadah Jam 10:30 | Wijk Betani | Yang Mengharapkan Tuhan |
|
| Wijk Sion | Ya Yesus Aku Nantikan | ||
| Ibadah Jam 17:00 | Wijk Eben Ezer | Hingga Kelak | |
| Wijk Filadelfia | Allah Mahakuasa | ||
