Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

Kutuk menjadi berkat


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-194 : 1, Aut so asi rohaM
Aut so asi rohaM Aut so godang basaM, tudia au?
Alai dibaen basaM dohot asi rohaM tu surgo au.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Kor. 7 : 2-16 (Pagi)
Kid. 1 : 16-22 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 23 : 5 – Tetapi TUHAN, Allahmu, tidak mau mendengarkan Bileam dan TUHAN, Allahmu, telah mengubah kutuk itu menjadi berkat bagimu, karena TUHAN, Allahmu, mengasihi engkau.

KUTUK MENJADI BERKAT

Kita tidak tahu pasti kalau ada orang yang menerima atau tidak menerima kehadiran kita. Banyak faktor yang membuat orang lain menerima atau tidak menerima kehadiran kita. Suku, ras, agama, pekerjaan dapat menjadi faktor-faktor penyebab perbedaan. Karena kita orang Batak dan beragama Kristen mungkin saja menjadi faktor penyebab kita tidak diterima orang lain. Baca lebih lanjut

Muliakan Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-565 : 1, Las rohangku lao mamuji
Las rohangku lao mamuji Debata parholong i.
Songon bunga na mangerbang di na binsar ari i.
Arsak, dosa, haporsuhon mago dibaen asiMi.
Las roha na manontong lehon di au Tuhanki.

PEMBACAAN FIRMAN
Mar. 6 : 45-52 (Pagi)
Yos. 10 : 1-14 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 8 : 6 – Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

MULIAKAN TUHAN

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kagum dengan seseorang. Baik dengan sifatnya, kebaikannya, keluarganya, kesuksesannya, pekerjaannya, dan sebagainya. Tetapi kekaguman kita terhadap dunia dan manusia terkadang tidak langgeng, karena sifat kekaguman itu hanyalah sementara. Demikianlah dalam nas ini, pemazmur (Daud) kagum akan ciptaan Tuhan, dia kagum akan karya-karya Tuhan di dunia ini. Baca lebih lanjut

Kasih karunia Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-169 : 1, Ho Sipangolu au
Ho sipangolu au, sai topot ma au on.
Sai unang mandao-dao. Ho sian rohangkon.
Ro Sipangolu ro tibu. Baen ma au anakMu tutu.
Dohot mudarMi buri au ias songon hapas ma au.
Ias tutu, ias tutu, dohot mudarMi buri au. Ias songon hapas ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 9 : 13-35 (Pagi)
Kis. 27 : 39-44 (Malam)

RENUNGAN
Titus 2 : 11 – Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

KASIH KARUNIA ALLAH

Adakah di antara kita yang bisa mengatakan bahwa hidup saya selalu berjalan mulus? Tidak pernah ada rintangan? Dan apa yang saya inginkan selalu tersedia? Atau siapa gerangan yang mau mengatakan bahwa Tuhan sungguh baik sehingga Dia tidak pernah memberikan tantangan kepada saya? Tentu semua kita akan menjawab serempak, tidak seorang pun. Baca lebih lanjut

Bertobatlah dan nantikan kasih Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-539 : 1, Sai hutagam do Tuhanku
Sai hutagam do Tuhanku, sai masihol rohangki.
Diharoro ni Tuhanku, songon na nidokNa i.
Sai mardongan olop-olop huriaM managam Ho.
Maranata ro o Tuhan, amen sai tibu ma ro.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 27 : 13-38 (Pagi)
Kel. 7 : 14-24 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 30 : 18 – Sebab itu Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab Tuhan adalah Allah yang adil: berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia.

BERTOBATLAH DAN NANTIKAN KASIH ALLAH

Pekerjaan menanti adalah pekerjaan yang sangat membosankan dan menjenuhkan. Begitulah sifat kita manusia apabila menanti sesuatu. Berbeda dengan Tuhan, dalam nas ini dimulai dengan Tuhan menantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada manusia. Dilatarbelakangi dengan melihat kejahatan bangsa Israel pada waktu itu yang sangat membangkitkan amarah Tuhan karena mereka sudah menyimpang dan jauh dari Allah. Baca lebih lanjut

Bertobat dan beriman


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-182 : 1, Tu joloM o Debatangku
Tu joloM o Debatangku, sai use do rohangkon.
Sai pasiat tangianghu, dohot iluilungkon.

PEMBACAAN FIRMAN
Ay. 37 : 7-13 (Pagi)
Luk. 21 : 25-28 (Malam)

RENUNGAN
Matius 3 : 1-2 – Pada waktu itu tampillah Yohannes pembabtis di padang gurun Yudea dan me!mberitakan. “Bertobatlah sebab kerajaan sorga sudah dekat!”

BERTOBAT DAN BERIMAN

Semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23), untuk itu perlu pertobatan. Pertobatan adalah panggilan untuk kembali kepada Allah. Pertobatan berarti mengaku dosa dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Kesukaan orang yang sudah bertobat adalah hidup bergaul dan berpusat pada Kristus dalam berpikir, merasakan, berbicara, atau bekerja sepanjang hidup. Baca lebih lanjut

Semua karena Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-492 : 1, Na mora tutu
Na mora tutu sangap Damang i, Ibana nampuna sude arta i.
Nang sere nang perak, nang hepeng sude ta puji Ibana unduk hita be.
Anakhon-Na do au, anakhon-Na do au, dibaen Tuhan Jesus anakhon-Na do au.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 21 : 1-16 (Pagi)
Ay. 29:21 – 30:15 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 4 : 8 – Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.

SEMUA KARENA TUHAN

Sedikitnya ada dua alasan mengapa kita harus memuliakan Tuhan, yaitu: karena keberadaan Allah yang agung dan perbuatan-Nya yang tak terbatas. Bila kita memeriksa pengalaman hidup, maka kita akan menyimpulkan bahwa apa yang Allah perbuat di dalam kehidupan kita itu ajaib “Karena Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang mencari Dia (Maz 9:11). Baca lebih lanjut

Istri yang cakap” (Soripada na pantas marroha)


Amsal 31 : 10-31

Tahun 2015 ini, Pimpinan HKBP telah menetapkan tahun Perempuan di seluruh HKBP. Tahun Perempuan HKBP yang diterangi oleh Firman Allah: “Satu di dalam Kristus,” yang menekankan kesamaan hak dengan semua orang di hadapan Kristus (Gal. 3:26-28). Sub-tema: “Perempuan HKBP dipanggil menjadi pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan pemberdayaan keluarga, gereja dan masyarakat.” Tentu keluarga, gereja dan masyarakat adalah hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan harus menjadi satu kesatuan. Banyak kita jumpai dalam Perjanjian Lama dan perjanjian Baru kaum perempuan terpanggil menjadi Pelopor, seperti: Sarah, Yokebed (Ibu Musa dan Harun Kel. 6:20), Meriam (Kel. 15:20 ; Mika 6:4), Debora, Rut, Naomi, Esra, Ester, Elisabeth, Maria ibu Yesus dan Maria lainnya, Marta, Lois dan Eunike (Nenek-Ibu Timoteus), Lidia, Tabita, Friskila dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut