Bertobatlah dan nantikan kasih Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-539 : 1, Sai hutagam do Tuhanku
Sai hutagam do Tuhanku, sai masihol rohangki.
Diharoro ni Tuhanku, songon na nidokNa i.
Sai mardongan olop-olop huriaM managam Ho.
Maranata ro o Tuhan, amen sai tibu ma ro.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 27 : 13-38 (Pagi)
Kel. 7 : 14-24 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 30 : 18 – Sebab itu Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab Tuhan adalah Allah yang adil: berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia.

BERTOBATLAH DAN NANTIKAN KASIH ALLAH

Pekerjaan menanti adalah pekerjaan yang sangat membosankan dan menjenuhkan. Begitulah sifat kita manusia apabila menanti sesuatu. Berbeda dengan Tuhan, dalam nas ini dimulai dengan Tuhan menantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada manusia. Dilatarbelakangi dengan melihat kejahatan bangsa Israel pada waktu itu yang sangat membangkitkan amarah Tuhan karena mereka sudah menyimpang dan jauh dari Allah.

Mereka menyembah berhala dan patung dan oleh karena kejahatannya tidak ada satu orangpun bangsa Israel yang luput dari hukuman apabila Tuhan memberi hukuman. Namun walaupun begitu besar kejahatan dan pelanggaran bangsa Israel tapi Tuhan Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Allah sangat sabar dan setia menanti-nantikan saatnya umat pilihan Allah untuk bertobat dan kembali menyembah Allah. Allah dengan sabar menantikan pertobatan umatnya.
Nas ini diakhiri dengan berbahagialah semua orang yang menantikan Allah. Allah dan manusia sama-sama menanti. Allah menanti saatnya manusia bertobat (Yes 1:18) sehingga Ia menunjukkan kasih-Nya dan kasihNya menjadi kebahagiaan bagi setiap orang yang percaya dan setia menanti Dia. Ada jaminan dan kepastian untuk orang yang menanti-nantikan Kristus yaitu kepastian kebebasan dari dosa yang diberikan Allah melalui Tuhan Yesus Kristus. Tuhan menghendaki kita supaya dalam menantikan kedatangan-Nya yang kedua kalinya kita berbahagia sehingga kita menjadi sabar dan setia. Bertobatlah dan nantikanlah Tuhan dengan bekerja dan berkarya bagi Tuhan. Apapun tugas, talenta, panggilan kita biarlah kita kerjakan dengan sukacita dan dalam kesetiaan menanti kasihNya. . Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-446 : 1, Setialah
Setialah kepada Tuhanmu, hai kawan yang penat.
Setialah sokongan-Nya tentu di jalan yang berat.
‘Kan datang Raja yang Berjaya menolong orang yang percaya, setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi,
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s