Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

SINAR KEHIDUPAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-223:1 – Husomba Ho Tuhan
Hu somba Ho Tuhan tangihon au
SangkapMu ma tongtong pasaut tu au
Lam ganda baenonMi holong ni rohangki
Sai lam gandai holong tu Ho

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 2:12-16 (Pagi) Yes. 12:4-6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 11 Januari 2018
Yohanes 1:9
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.

SINAR KEHIDUPAN
Terang hanya dibutuhkan saat kegelapan malam tiba. Kata “kegelapan”, memang bukanlah sekedar suatu situasi kegelapan biasa, seperti gelapnya malam ketika padamnya lampu karena terputusnya aliran listrik sehingga membuat suasana kurang nyaman karena berbagai kegiatan menjadi terhambat. Tetapi kegelapan di sini berasal dari kata Yunani “Skotos” yang berarti kegelapan yang bersifat jahat, kegelapan yang menyerang, kegelapan yang membawa kematian. Dan ternyata yang bekerja di balik kegelapan itu adalah: kuasa iblis, kuasa dosa dan kuasa maut. Semua musuh ini memang identik dengan kejahatan dan kegelapan. Itulah musuh sebenarnya yang telah mencengkram dan membelenggu begitu kuat semua manusia! Bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus, karena Dialah satu-satunya Terang Sejati, yang telah datang ke dalam dunia dan “bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasai-Nya (Yoh 1:5). Itulah Terang yang sesungguhnya, yang telah mengalahkan kegelapan bagi kita yang percaya kepada-Nya. Sebaliknya gelap hanya menghancurkan dan membawa manusia kepada kematian yang kekal. Inilah yang seharusnya menjadi dasar dari kesaksian hidup kita, yaitu anugerah Allah.

Tuhan Yesus bersabda: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku; ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Karena itu, selain pemahaman dan kesadaran tersebut di atas, untuk menyaksikan Terang kita juga harus “berani” hidup sebagai anak-anak Terang! (Mat 5:14-16; Ef 5:8). Caranya yaitu dengan menanggalkan semua perbuatan kegelapan serta hidup seturut dengan Firman Tuhan (Maz 1:1-6; 119:105), Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-419:1 – Yesus pimpinlah
Yesus pimpinlah kami s’lamanya. Hanya di Kau kami ikut, di sepanjang jalan hidup. Tuntun umat-Mu masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
Amin-amin-amin

DIMATERAIKAN OLEH ROH KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-190:1 Las rohangku situtu
Las rohangku situtu mida Jesus na lulu
Manjalahi hajolmaon, ai Ibana paluahon
Jolma manisia i sian hamagoan i.

PEMBACAAN FIRMAN
Matius 6:19-24 (Pagi) Mazmur 66:1-4 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 10 Januari 2018
Mazmur 5:13
Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya Tuhan; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

DIMATERAIKAN OLEH ROH KUDUS
Ada dua hal yang Daud uraikan dalam nas renungan hari ini yaitu; “Allah yang baik penuh rahmat, dan benar” kebaikan dan kebenaran Allah adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sadar atau tidak sadar manusia sering menceraikan kebaikan dan kebenaran Allah. Kebenaran yang sejati tidak mungkin dilakukan dengan kejahatan, karena siapa menceraikan kebenaran dengan kebaikan dia sedang menista kebenaran; artinya kebenaran yang dibawanya adalah palsu. Pada hakikatnya manusia tidak benar, namun Allah membenarkan kita.

Menurut sebuah survei motivasi banyak orang kristen pergi ke gereja untuk mencari ketenangan, atau kesenangan hati. Pada hal Allah menyukai agar kita menjadi orang yang benar-benar baik bukan menjadi orang yang merasa baik. Allah menuntun manusia kepada kehidupan yang baik dan benar. Kasih tidak selamanya berkata Ya, karena ada kalanya kasih berkata No, kasih tidak selamanya berkata manis, namun adakalanya berkata keras. Tuhan yang kita sembah dan percayai itu adalah Allah yang baik dan benar, karena itu kita harus berjalan dalam rel kebaikan dan kebenaran Allah, karena itu mari kita selalu menjaga keseimbangan antara kebaikan dan kebenaran Allah, karena Allah yang kita sembah dan percayai itu adalah Allah yang baik dan benar. Karena itu marilah kita berjalan dalam kebenaran dan kebaikan Allah Maz 25:5. Berkata..”Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-natikan sepanjang hari. Tuhan itu baik dan benar” Maz 25:8. Setelah kejatuhan manusia kedalam dosa manusia mempunyai sisi gelap, benih kejahatan, ketidakjujuran, manifulasi. Jika sisi gelap itu dibiarkan berkembang maka terjadilah kejahatan yang dimatifulasi. Karena itu terimalah kuasa Roh Kudus agar kita dimampukan melakukan buah roh, kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri dan kebenaran Allah. Amin.

BERDOA

BERNYANYI- KJ-19:1 – Tuhanku Yesus
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan manusia. Kau kukasihi, Kau jujunganku. Bahagiaku yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

TEGUHKANLAH HATIMU!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-189:6 – O Jesus na pangolu au
Sai huhaposi hataMi, ai na sintong do i huingot bagabagaMi, na so ubanon i.

PEMBACAAN FIRMAN
Ef 3:14-21 (Pagi) Mzm 145:14-18 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 9 Januari 2018
Yosua 1:9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

TEGUHKANLAH HATIMU!
Apa yang terjadi tidak semua berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Demikian juga halnya dengan kesuksesan. Kesuksesan tidak selalu berjalan dengan mulus. Ketika apa yang diharapkan tidak seindah keindahan sering mambawa manusia ke dalam keputus-asaan, pergumulan hidup semakin berat. Demikian jugalah yang dihadapi serta dirasakan oleh Yosua sebagai seorang pemimpin bangsa Israel yang menggantikan Musa. Yosua yang menggantikan Musa untuk membawa umat Israel sampai ke tanah perjanjian. Dalam perjalanan selama 40 tahun, Yosua dikenal sebagai pendamping Musa, namun ketika tongkat kepemimpinan itu diberikan kepadanya, Yosua merasakan bahwa itu adalah pekerjaan yang sangat berat.Dengan minimnya pengalaman yang dia miliki, Yosua memiliki rasa sangat tidak layak untuk membawa bangsa besar itu. Namun ditengah kekhawatirannya itu, Yosua meminta kepada Tuhan, dan melibatkan Tuhan dalam kepemimpinannya. Dengan penyerahannya kepada Tuhan, Tuhan berkata kepadanya “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu”, sebagai penjamin hidupnya bahwa Tuhan akan menjamin hidup dan kepemimpinannya.

Yosua menyerahkan kehidupannya secara totalitas kepada Allah, maka kitapun harus mampu menyerahkan kehidupan kita kepada Tuhan Allah kita. Jangan tunggu untuk melibatkan Tuhan dalam segala kehidupanmu, yakin dan percayalah bahwa Tuhan akan mengubah segalanya menjadi lebih baik. Dalam tangan Tuhan ada kemenangan, dan dalam tangan Tuhan ada perlindungan. Berserahlah, serta libatkan Tuhan dalam segalanya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-406:1 – – Ya Tuhan bimbing aku
Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ‘ku selalu bersama-Mu. Engganlah ku melangkah setapak pun. ‘Pabila Kau tak ada di sampingku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

JANGAN KUATIR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-182:1 – Haholongan Na Badia
Tu joloM o Debatangku sai use do rohangkon. Sai pasiat tangiangku dohot iluilungkon.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk 12:22-31 (Pagi) Mzm 37:3-6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 8 Januari 2018
Filipi 4:6
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur

JANGAN KUATIR
Adakah seorang yang tahu apa yang akan terjadi kepadanya pada hari esok? Adakah orang yang mengetahui kapan sukacita atau dukacita yang akan dia alami di dalam hidupnya? Seorang pun tidak! Manusia tidak ada yang mampu melihat hari esok; meski pun ada yang meramal kehidupan seseorang itu juga belum menjadi kepastian, karena hanya Tuhan yang tahu segalanya. Meski manusia berencana, yang membuat rencana itu pasti hanya Tuhan semata, untuk itu serahkan segala rencana kepada-Nya karena Dia adalah Tuhan yang Mahakuasa (Mzm.37: 5).

Seruan “Janganlah kuatir…” yang dituliskan Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi; karena Rasul Paulus telah merasakan bahwa Tuhan menyertai kehidupannya. Bukan berarti setelah Tuhan menyertai kehidupan Paulus dia tidak menghadapi masalah, namun masalah semakin besar karena dia memberitakan Injil Allah; tetapi kasih setia Allah lebih besar dari masalah itu. Rasul Paulus diberikan kekuatan iman sehingga dia tidak berhenti di dalam pemberitaan Injil Allah; dia tetap teguh berpengharapan dan oleh karena rencana Allah di dalam hidupnya maka sekarang ini banyak orang yang percaya kepada Kristus dan mendapatkan keselamatan. Saudara Allah itu Mahakuasa, Mahatahu bahkan Maha hadir di dalam kehidupan kita; untuk itu tidak ada yang perlu diragukan akan apa yang terjadi pada hari esok yang menimpa kita, karena Dia mampu membuat segalanya baik dan tetap memberikan yang terbaik bagi kehidupan kita. Serahkanlah segalanya kepada Allah yang menyertai hidup kita senantiasa (Mat.28: 20b).

BERDOA

BERNYANYI KJ-356:4 – Tinggallah dalam Yesus
Tinggallah dalam Yesus jadilah murid-Nya
B’lajarlah firman Tuhan, taat kepada-Nya
Tinggallah dalam Yesus, andalkan kuasa-Nya
Dialah pokok yang benar, kitalah ranting-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin.

BERKAT DAN KEYAKINAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-23:3 Jesus hami ro dison
Sondang sian Debata, hatiuron sian ginjang. Baen ture sondangi ma rohanami asa sonang. Lao manjalo hangoluan, pinatupaM, o Tuhan.

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 8:28-30 (Pagi) Mzm 91:1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 6 Januari 2018
Mazmur 40:5a
Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan

BERKAT DAN KEYAKINAN
Daud menuliskan mazmur ini pada waktu ia diselamatkan oleh kuasa dan kebaikan Allah dari kesukaran berat yang menghimpitnya, yang hampir saja membuat ia kewalahan. Mungkin kesukaran itu dipicu oleh kegelisahan pikirannya setelah menyadari dosa dan ketidaksenangan Allah yang ditujukan kepadanya oleh karena dosanya itu. Dia telah dilemparkan ke dalam lobang kebinasaan dan ke dalam lumpur rawa (ay.3), dia tidak dapat keluar dari sana, malahan justru makin terperosok di dalamnya. Namun dalam kerendahan hati dan pengharapan yang penuh, ia menanti-nantikan Tuhan. Dari Allah sajalah, ia mengharapkan kelegaan, dan tanpa ragu sedikitpun bahwa kelegaan itu akan datang di saat yang tepat. Allah menjawab doa-doanya, dia mengalami kebaikan Allah walaupun kebaikan itu tidak datang dengan segera. Allah meredakan ketakutannya, menangkan jiwanya serta memberikan kedamaian di dalam hati nuraninya.

Kita tidak pernah mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi esok, tetapi kita tahu dengan pasti bahwa Tuhan yang memberikan kasih setia dapat kita percayai, kasihNya akan semakin nyata baik dalam keadaan susah maupun senang bila kita tetap setia menantikan Tuhan. Karena itu, sebagai anak Tuhan marilah kita hidup bersandar pada anugerah dan pertolongan Tuhan serta mensyukurinya dengan taat kepada firman dan menyaksikan segala kebaikan-Nya. Bagi orang-orang yang mengandalkan Tuhan, firman-Nya berkata: “Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan.” Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-445:1 – Harap akan Tuhan
Harap akan Tuhan, hai jiwaku. Dia perlindungan dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah. Kar’na habis malam, pagi merekah, dalam derita dan kemelut. Tuhan yang setia, Penolongmu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SUKACITA DI DALAM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 178:1 Ro Ma Tu Jesus
Ro ma tu Jesus, ro ma tibu. Bege hataNa jangkon burju. Na ro do Jesus pangolu ho Asal porsea ho. Mansai las rohanta i muse Molo ias sian dosa pe. Sai ro ma hita tu surgo i Laos sonang ma disi.

PEMBACAAN FIRMAN
Kisah 18: 9-17 (Pagi) Amos 5: 4-6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 5 Januari 2018
Yesaya 61: 10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

SUKACITA DI DALAM TUHAN
Menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, biasanya banyak narapidana yang menantikan kabar baik tentang pengurangan masa tahanan bahkan pembebasan mereka dari penjara. Namun, setelah bebas mereka sering mendapatkan kecurigaan dan penolakan. Akibatnya tidak jarang, mereka berbalik kepada kejahatan semula. Kabar baik yang dikumandangkan oleh hamba Tuhan bagi Israel bukan hanya membebaskan mereka dari belenggu pembuangan, tetapi juga memulihkan hidup mereka sebagai suatu bangsa. Musuh yang pernah menindas mereka akan berbalik menjadi hamba Allah untuk mengasihi mereka. Semua yang pernah dirampas dari Israel akan dikembalikan musuh mereka dengan berlipat ganda. Bahkan Israel akan menemukan fungsi keumatan mereka, yaitu menjadi imam Allah bagi bangsa-bangsa.

Sukacita Israel saat menyambut kabar baik itu digambarkan dengan ditukarkannya pakaian kabung menjadi pakaian pesta lengkap dengan perhiasannya dan semarak suasana pesta. Nyanyian dukacita ditukar dengan kidung pujian bagi keagungan Allah. Israel bagaikan pengantin wanita yang di-sambut pengantin pria. Mereka akan dipulihkan seperti kebun yang kembali dipenuhi oleh tanaman yang subur. Untuk itu setiap orang tanpa terkecuali diundang untuk menyambut keselamatan dari Allah di dalam Tuhan Yesus. Sambutlah Dia sebagai Tuhan, alami pembebasan sejati dari belenggu dosa, serta nikmati anugerah kekal menjadi anak-anak-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 15: 3 Berhimpun Semua
Berdoa dan jaga supaya jangan penggoda merugikan jiwamu. Di dunia tegaklah kemenangan dan dasarnya imanmu yang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin