Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

Pesta Kenaikan Yesus Kristus, 10 Mei 2018


Pesta Kenaikan Yesus Kristus
Ascension Day

Tema: Yesus Anak Allah yang Bertahta di Surga
(Jesus Anak ni Debata na Margabangsa di Banua Ginjang)

Warna Tutup Altar : Putih (Na Bontar)
Warna kekudusan dan kesempurnaan, lambang kekudusan Tuhan Yesus dan para malaikat.

Ev. : Ibrani 1:5-13
Ep. : Mazmur 110:1-7

Kenaikan

Ibadah hari kenaikan Tuhan Yesus adalah ibadah penutup dari tiga hari Rogate, sekaligus Introit menuju Minggu Paskah Oktaf. Setiap tahunnya akan dirayakan pada hari Kamis. Pada hari Kenaikan ini adalah skopus dari semua minggu dimulai dari sesudah kebangkitan yaitu Quasimodogeniti sampai kepada Rogate.

Ascension diterjemahkan dengan kenaikan, tetapi yang dimaksud adalah kembali kepada jati diri yang sesungguhnya. Sama seperti Yesus Kristus yang naik menuju kepada kemuliaan-Nya, demikianlah umat percaya akan kembali kepada jati diri yang sesungguhnya, yaitu citra Allah untuk menunjukkan karya keselamatan-Nya kepada seluruh manusia. Pada beberapa gereja, hari kenaikan ini disebut juga dengan hari “Kristus Raja”. Tema umum yang mewarnai seluruh ibadah adalah amanat agung Yesus Kristus, untuk menjadikan seluruh bangsa murid-Nya.

PERSEKUTUAN YANG INDAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE No. 2 :1 Naeng Pujionku Ho Jahowa
Naeng pujionku ho Jahowa, ai Ho do Debata na tutu i. Sai suru Tondi Parbadia tu au, asa hupuji goarMi. Marhitehite Jesus anakMi, asa lomo rohaM di endengki.

PEMBACAAN FIRMAN
Filipi 4:18-20 (Pagi) Ul. 9:25-29 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 9 Mei 2018
Kisah Para Rasul 2:42
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

PERSEKUTUAN YANG INDAH
Persekutuan jemaat mula-mula sesudah mereka dipenuhi Roh Kudus begitu indah. Mereka tekun berkumpul sambil memecah roti, berdoa dan memuji nama Tuhan. Jumlah anggota persekutuan terus bertambah. Mereka adalah orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang bangkit dan naik ke surga serta orang yang mau dibaptis di dalam nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Persekutuan inilah cikal bakal lahirnya gereja, gereja bukan sekedar gedungnya melainkan relasinya. HKBP Serpong dan beberapa Jemaat Cabangnya, merupakan bagian yang terpisahkan dari HKBP di dunia ini, begitu juga dengan Persekutuan Gereja di Indonesia dan beberapa organisasi gereja dunia. Persekutuan yang indah sebagaimana judul nas ini dicirikan dengan 3 (dua) hal:

Pertama, bertekun dalam pengajaran. Artinya persekutuan yang rajin, giat, bersungguh-sungguh, dan disiplin untuk belajar akan Firman Tuhan. Bagi sebagian orang, proses belajar menjadi seorang Kristen seolah-olah berhenti pada saat orang itu selesai peneguhan sidi atau dibaptis. Membaca Buku Ibadah Harian ini yang kita lakukan secara rutin setiap hari adalah proses kita belajar semakin mengenal Tuhan dan mencintai-Nya.

Kedua, “berkumpul dan memecahkan roti.” Artinya, persekutuan yang berbagi dan hidup dalam kebersamaan. Kebersamaan tidak menunjukkan bahwa saya dan kelompok saya lebih unggul dari yang lain. Apa yang kita miliki dapat dinikmati oleh orang yang lain tanpa ada unsur paksaan tetapi dengan hati yang gembira dan tulus. Kita memberikan perhatian kepada fakir miskin, janda, anak-anak terlantar, masyarakat dengan kemampuan ekonomi terbatas.

Ketiga, berdoa. Artinya, persekutuan yang menyerahkan diri dan mengakui bahwa hidup kita dikendalikan oleh Dia. Tiga hal di atas adalah ketika dapat diimplementasikan maka akan tercipta persekutuan yang indah.

BERDOA

BERNYANYI – KJ 375:1 Saya Mau Ikut Yesus
Saya mau ikut Yesus, saya mau ikut Yesus sampai s’lama-lamanya. Meskipun saya susah, menderita dalam dunia, saya mau ikut Yesus sampai s’lama-lamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

BERDOA BAGI ORANG LAIN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE No. 826 :2 Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi
Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Kor. 13:7-9 (Pagi) Maz. 69:14-19 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 8 Mei 2018
1 Timotius 2:1
“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang”.

BERDOA BAGI ORANG LAIN
Berdoa adalah kegiatan rohani yang tidak lepas dari kehidupan setiap orang percaya. Doa adalah bagian yang selalu dilakukan di gereja, persekutuan dan di ruang-ruang pribadi baik secara berkelompok maupun sendiri.

Tidak sedikit anak-anak Tuhan yang hanya berdoa untuk kepentingannya sendiri saja. Atau di luar kepentingan sendiri, mereka hanya berdoa bagi keluarganya. Memang bukanlah hal yang salah dan sah-sah saja. Namun firman Allah menasihatkan kita, bahwa kita pun harus berdoa bukan hanya untuk keperluan pribadi saja, tetapi juga bagi orang lain, bagi gereja Tuhan, penginjilan, pelayanan hamba-hamba Tuhan, bangsa dan negara, bagi para pemimpin, dan syafaat lainnya. Kita semua mempunyai tugas dan jawab terhadap semua ini.

Mari kita perhatikan keadaan di sekitar kita kita.Bukankah banyak terjadi hal-hal yang memprihatinkan dan memilukan? Ini merupakan suatu peringatan dan panggilan bagi kita. Sudah waktunya umat Tuhan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dengan mengambil waktu berdoa bagi setiap orang.

Bersyafaat adalah perbuatan yang menyenangkan hati Tuhan. Dan saat hati Tuhan disenangkan, maka Ia akan mengerjakan hal-hal yang luar biasa bagi kita. Tuhan akan melaksanakan bagi kita sesuai dengan yang kita minta dalam doa. Karena itu marilah kita memahami kebenaran ini untuk kemudian melakukannya. Kita menjadi orang-orang yang memberi dampak baik dan berbahagia di muka bumi ini, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 396:1 Yesus Segala-galanya
Yesus segala-galanya, Mentari hidupku. Sehari-hari
Dialah Penopang yang teguh. Bila ‘ku susah, berkesah. Aku pergi kepada-Nya: Sandaranku, Penghiburku, Sobatku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

NYANYIAN KESELAMATAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 4:1 Sai Puji Debata
Sai puji Debata dibaen asi rohaNa.
Huhut tongtong basa di nasa tinompaNa.
Ria ma hita be mamuji Debata;
Ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 5:13-16 (Pagi) 1 Sam. 1:10-17 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 7 Mei 2018
Mazmur 106:47
Selamatkanlah kami, ya TUHAN, Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.

NYANYIAN KESELAMATAN
Seorang anak pulang sekolah dengan rasa kesal, karena merasa tidak bisa mengerjakan soal-soal ujian. Padahal dia merasa sudah belajar dan berdoa. Ayah dan ibu merasa kerja keras mereka tidak dihargai anak-anak dan pasangannya, sehingga merasa tertekan dan terpukul. Lulusan universitas tapi belum mendapat pekerjaan, dan menjadi kehilangan harapan. Dalam situasi ini, kadang kita mempertanyakan campur tangan dan kuasa Tuhan dalam hidup kita. Kita merasa tidak diberkati, ada yang menjadi lupa akan Tuhan dan menjadi tak setia. Inilah masalah yang sering diderita anak-anak Tuhan: kadang segera lupa anugerah Tuhan. Saat masalah datang, kita bersungut-sungut dan seperti melawan Tuhan. Kita segera lupa akan pendampingan dan berkat yang dilimpahkan Tuhan sepanjang hidup kita. Belajarlah dari kesetiaan Ayub yang tetap memuji Tuhan meski mengalami penderitaan (Ayub 1:20-22). Daud, yang pada suatu ketika dikejar, hendak dibunuh oleh Saul dan terjebak di dalam gua. Apa yang dilakukan Daud? Dia juga malah memuji Tuhan dengan bernyanyi dan bermazmur! (Maz. 57:1-12). Paulus dan Silas tengah dipasung dalam penjara? Mereka bukannya menyesali nasib, namun malah berdoa dan menyanyikan puji-pujian pada Allah dengan lantang, hingga semua orang dipenjara itu mendengarkan dan ikut memuji Tuhan.

Kita sudah tertebus dengan harga yang mahal melalui darah Kristus. Wajarkah kita menjadi ragu dan bermain-main dengan dosa. Pengorbanan-Nya tidak berarti bagi kita? Syukur, Tuhan tetap mengasihi dan setia kepada kita. Marilah, kita belajar tidak melupakan kebaikan-Nya dan belajar untuk terus menerus mengucap syukur!

BERDOA

BERNYANYI KJ 344:1 Ingat Akan Nama Yesus
Ingat akan nama Yesus, kau yang susah dan sedih. Nama itu menghiburmu k’mana saja kau pergi. Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin