BERDOA BAGI ORANG LAIN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE No. 826 :2 Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi
Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Kor. 13:7-9 (Pagi) Maz. 69:14-19 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 8 Mei 2018
1 Timotius 2:1
“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang”.

BERDOA BAGI ORANG LAIN
Berdoa adalah kegiatan rohani yang tidak lepas dari kehidupan setiap orang percaya. Doa adalah bagian yang selalu dilakukan di gereja, persekutuan dan di ruang-ruang pribadi baik secara berkelompok maupun sendiri.

Tidak sedikit anak-anak Tuhan yang hanya berdoa untuk kepentingannya sendiri saja. Atau di luar kepentingan sendiri, mereka hanya berdoa bagi keluarganya. Memang bukanlah hal yang salah dan sah-sah saja. Namun firman Allah menasihatkan kita, bahwa kita pun harus berdoa bukan hanya untuk keperluan pribadi saja, tetapi juga bagi orang lain, bagi gereja Tuhan, penginjilan, pelayanan hamba-hamba Tuhan, bangsa dan negara, bagi para pemimpin, dan syafaat lainnya. Kita semua mempunyai tugas dan jawab terhadap semua ini.

Mari kita perhatikan keadaan di sekitar kita kita.Bukankah banyak terjadi hal-hal yang memprihatinkan dan memilukan? Ini merupakan suatu peringatan dan panggilan bagi kita. Sudah waktunya umat Tuhan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dengan mengambil waktu berdoa bagi setiap orang.

Bersyafaat adalah perbuatan yang menyenangkan hati Tuhan. Dan saat hati Tuhan disenangkan, maka Ia akan mengerjakan hal-hal yang luar biasa bagi kita. Tuhan akan melaksanakan bagi kita sesuai dengan yang kita minta dalam doa. Karena itu marilah kita memahami kebenaran ini untuk kemudian melakukannya. Kita menjadi orang-orang yang memberi dampak baik dan berbahagia di muka bumi ini, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 396:1 Yesus Segala-galanya
Yesus segala-galanya, Mentari hidupku. Sehari-hari
Dialah Penopang yang teguh. Bila ‘ku susah, berkesah. Aku pergi kepada-Nya: Sandaranku, Penghiburku, Sobatku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s