KEBAHAGIAAN ORANG-ORANG KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 452:2 Na Ro Pandaoni Bolon i
Tung sae do dosa i sude, ai nunga mate Jesus. Ndang jujuronNa i muse, parholong roha Jesus. Uli ni barita i, las ni roha Bolon i
Sai dipuji rohangki, Jesus, Jesus, Jesus.

PEMBACAAN FIRMAN
Wahyu 1:9-20 (Pagi) 1 Taw. 17:1-15 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 24 Nopember 2017
1Tesalonika 4.17-18
Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

KEBAHAGIAAN ORANG-ORANG KUDUS
Berkumpul bersama dengan orang-orang yang kita kasihi, hanyalah sebagian dari sukacita orang-orang kudus, tetapi kebahagiaan utama mereka ialah bersama-sama dengan Tuhan untuk selama-lamanya. Inilah pengharapan jemaat mula-mula akan kedatangan Kristus, yang membuat mereka tegar dan kuat di dalam iman, walaupun mereka menghadapi berbagai penganiayaan dan tekanan. Namun mereka bertanya bagaimana nasib saudara-saudara mereka yang telah meninggal. Paulus menjawab bahwa orang yang meninggal akan tetap bersama dengan Tuhan, karena ketika Kristus datang dengan kemuliaannya, orang yang masih hidup dan yang telah meninggal akan diangkat bersama-sama untuk hidup selama-lamanya bersama dengan Tuhan.

Di ujung tahun gerejawi ini, kita selalu memperingati orang-orang yang sudah meninggal, bukan untuk membuka kesedihan lama, namun mengarahkan kita bahwa kita memiliki pengharapan yang kuat akan Yesus yang telah bangkit dan telah menaklukkan kuasa maut. Pengharapan kita bukanlah omong kosong dan sia-sia tanpa dasar, tetapi keyakinan yang pasti bahwa Tuhan akan mengangkat kita dan hidup bersama-sama dengan Dia. Pengharapan inilah menjadi penghiburan bagi kita umat Kristen. Selamat menyambut Advent. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ 278:2 Bila Sangkakala Menggegap
Bila orang yang telah meninggal dalam Tuhannya dibangkitkan pada pagi mulia dan berkumpul dalam rumah lestari dan megah, pada saat itu aku pun serta. Bila nama dibacakan, bila nama dibacakan, bila nama dibacakan, pada saat itu aku pun serta.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s