HUKUM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-14:1 Puji hamu
Puji hamu, Jahowa tutu, Pardengganbasa, parasi roha salelengna i. Pardengganbasa i, Parasiroha

PEMBACAAN FIRMAN
Wahyu 1: 1-8 (Pagi) Maz. 95: 1-11 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 23 Nopember 2017
Mazmur 119.52
Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala, ya TUHAN, maka terhiburlah aku

HUKUM TUHAN
Latar belakang Hukum dibuat adalah untuk menciptakan keteraturan. Namun ada saja orang yang tidak taat kepada hukum sehingga membuat penderitaan bukan hanya kepada si pelanggar tapi juga berdampak kepada sekitar. Korupsi yang melanda Negara kita saat ini salah satu contoh konkrit membuat penderitaan yang demikian hebat baik kepada si koruptor dan keluarganya maupun bagi masyarakat banyak. Jika demikian siapakah yang membebaskan mereka dari penderitaan tersebut?.

Pemazmur berkata mengingat hukum Tuhan membuat dia terhibur. Seseorang yang terhibur menandakan yang bersangkutan lepas dari penderitaan. Mari kita yang menderita oleh karena ketidaktaatan kepada hukum mencontoh kehidupan pemazmur yang senantiasa mengingat hukum-Nya. Maka kita pun akan mendapat penghiburan dari Tuhan sendiri. Bagaimana kita menyikapinya? Sejenak kita menyimak apa kata firman Tuhan dalam kitab Keluaran 20. Musa menerima kesepuluh hukum taurat sebagai hukum Tuhan. Lalu Allah mengucapkan firman ini: “Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Setelah firman itu, baru diberikan-Nya 10 perintah hukum taurat. Tuhan yang membawa kita keluar dari negeri perbudakan yang penuh dengan penderitaan menuju ke negeri Kanaan yang penuh dengan penghiburan dan berlimpah madu dan susu. Demikianlah Tuhan senantiasa menghibur kita dan ketika kita ingat akan hal itu maka kita akan taat pada hukum-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-39:2 ‘Ku Diberi Belas Kasihan
Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah: darah Putra-Mu dicurahkan membasuh dosa dan cela. Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmatMu, Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmat-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s