DENGARKAN DAN LAKUKANLAH FIRMAN TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-15:3, Aut Na Saribu Hali Ganda
Unang ma modom ho tondingku, sai ngot ma jo sai hehe ma. Radot ma ho diulaonmu, sai puji Tuhan Debata. Sai pangke nasa malomi mamujimuji Tuhan i.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 1 : 5-7 (Pagi) 2 Sam. 6 : 12-19 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 28 : 1a, 6 – Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allah-mu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya… Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.

DENGARKAN DAN LAKUKANLAH FIRMAN TUHAN
Kitab Ulangan merupakan berita pembaha-ruan perjanjian Tuhan dengan bangsa Israel. Kitab ini ditulis oleh Musa sekitar tahun 1405 SM, masa akhir pengembaraan di padang gurun menuju Kanaan. Bangsa Israel diingatkan kembali agar mendengar dan melakukan Firman Tuhan.
Musa mengulas kembali dan memperbaharui perjanjian Allah dengan Israel terutama melalui tiga amanat (1) mengingatkan sejarah kegagalan Israel sejak Gunung Sinai serta menantang angkatan yang baru itu untuk takut akan Allah dan taat kepada-Nya (Ul 1:6-4:43). (2) mengulas dan menerapkan hukum mengenai Sabat, penyembahan, kaum miskin, hari raya tahunan, warisan, hak milik atas harta benda, kebejatan seks, perlakuan hamba-hamba, dan pelaksanaan kehakiman (Ul 4:44-26:19). (3) nubuat tentang berkat dan kutukan yang akan menimpa Israel sesuai dengan ketaatan atau ketidaktaatan mereka (Ul 27:1-30:20).

Menyambut perayaan Natal tahun 2015 ini kita dingatkan untuk memperbaharui iman, kesetiaan, dan komitmen kita pada Tuhan. Sungguh indah jika sebagai individu, keluarga, dan gereja terus menerus memperbaharui iman, kesetiaan, kasih, pengharapan kita pada Tuhan. Dialah Tuhan dalam Kritus Yesus yang menciptakan hidup dan kehidupan yang berdaulat terhadap segala ciptaan. Tuhan melindungi setiap pribadi yang setia mendengar Dia, tetapi menghukum yang tidak taat. Tuhan yang setia pada janjinya pada zaman Israel, dulu, juga tetap setia hingga saat. Namun, apakah kita juga setia padaNya? Marilah kita terus memperbaharui komitmen: 1) tekun berdoa, mendengar dan merenungkan Firman-Nya. 2) Rajin bekerja, dan rajin memberitakan Firman-Nya. 3) Bersyukur di dalam iman, pengharapan, dan kasih. Setialah. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-144a:1, Suara Yesus Kudengar
Suara Yesus kudengar, “Hai, mari yang penat,
serahkanlah kepada-Ku bebanmu yang berat.”
Kepada Yesus Tuhanku, ‘ku datang berserah
Jiwaku yang letih lesu dibuat-Nya lega.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do. Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s