TEGUHKAN HATIMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-539:1, Sai Hutagam do Tuhanku
Sai hutagamdo Tuhanku, sai masihol rohangki.
Di haroro ni Tuhanku songon na nidokNa i.
sai mardongan olopolop huriaM managam Ho.
Maranata, ro O Tuhan, Amen sai tibu ma ro.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Sam. 6 : 1-11 (Pagi)
Ibr. 1 : 1-4 (Malam)

RENUNGAN
Yakobus 5 : 8 – Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

TEGUHKAN HATIMU
Menantikan kedatangan Tuhan yang sudah mendekat merupakan sikap hidup yang membuat kita harus terus waspada. Ada banyak orang yang akhirnya tidak lagi peduli dengan kedatangan Tuhan karena merasa tidak ada manfaatnya atau bosan.
Secara statistik begitu banyak orang di Eropa menarik diri untuk menjadi pengikut Kristus beralih menjadi Atheis. Alasan pertama adalah untuk menghindari diri dari pembayaran pajak agama oleh Negara. Kedua, adanya perilaku pimpinan agama yang tidak terpuji sehingga menjadi batu sandungan bagi orang lain. Ketiga, janji kedatangan Yesus yang kedua kalinya tak kunjung datang membuat orang tidak sabar dan tidak dapat bertahan untuk setia dalam perintah-Nya sampai kedatangan Tuhan. Di sisi lain kebutuhan akan hidup, penghargaan, persaingan tidak henti-hentinya datang dan harus segera diperjuangkan dan diselesaikan. Kondisi ini membuat kebanyakan orang Eropa meninggalkan Kristus, yang mulai mewabah ke berbagai tempat.

Yakobus mengingatkan kepada orang kaya untuk bersabar walaupun terasa penantian ini sebagai penderitaan. Begitu juga dengan kita semua. Untuk apa kesabaran itu? Agar kita mendapatkan mahkota kehidupan itu, seperti yang Ia janjikan. Apa yang sering membuat kita tidak sabar menanti? Jawabnya adalah karena kita hanya menanti dengan hanya membaca Firman Tuhan dan berdoa untuk kebutuhan kita sendiri. Iman tanpa diwujudkan dalam bentuk pelayanan kepada orang lain sering membuat seseorang tidak mampu melihat apa yang sudah Tuhan berikan kepada-Nya sebagai sesuatu yang bermanfaat. Berkat Tuhan bermanfaat ketika dikerjakan dan waktu pun tidak terasa lama. Inilah yang diingatkan Yakobus, bersabarlah menantikan kedatangan Tuhan, dengan bertekun dan melayani.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-370:2, ‘Ku Mau Berjalan dengan Jurus’lamatku
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’lamatku di lembah gelap, di badai yang menderu.
Aku takkan takut di bahaya apa pun bila ‘ku dibimbing tangan Tuhanku.
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ‘ku tetap mendengar dan Mengikut-Nya.
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus; ya, ke mana juga ‘ku mengikut-Nya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do. Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s