KUASA KASIH KARUNIA MENGALAHKAN KUASA DOSA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-179:1, Adong do sada mual
Adong do sada mual i di na mardosa i.
Mansai denggan do mual i, pasonang rohangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Hak. 13 : 2-24 (Pagi)
Yoh. 7 : 40-52 (Malam)

RENUNGAN
Roma 5 : 20b-21 – Dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

KUASA KASIH KARUNIA MENGALAHKAN KUASA DOSA
Sistem demokrasi terkenal dengan sistem votingnya. Siapa yang mayoritas maka itu yang menang. Ketika lembaga otoritas Amerika hendak membuat Undang Undang Pernikahan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LBGT), voting akhirnya memenangkan penetapan Undang-undang tersebut. Ketika sel kanker yang masuk ke dalam tubuh kita semakin banyak dan meluas persebarannya maka orang yang menderita itu akan semakin lemah dan bisa dalam waktu singkat mematikan.

Begitu juga ketika semakin banyak pengendara sepeda motor melewati jalur bush way maka semakin sulit polisi untuk menghentikannya. Artinya, jumlah dan persebarannya memberi arti penting dalam setiap perhitungan. Namun, tidak begitu dengan Tuhan. Seharusnya, ketika dosa semakin bertambah maka semestinya maut sudah pasti upahnya. Justru, kasih karunia Tuhan semakin berlimpah.

Memaknai kasih karunia Allah yang berlimpah-limpah ini harus dari sudut pandang Tuhan Allah. Ketika, dunia ini semakin berdosa dan tak sanggup satu pun manusia terlepas darinya, maka di situ kasih Tuhan semakin berlimpah dengan mengutus Putera-Nya untuk keselamatan dunia ini. Artinya, ketergantungan pada Tuhan Allah semakin lebih besar. Tapi pemahaman ini harus dihindarkan dari pemahaman bahwa setiap orang yang berdosa menjadi tidak persoalan karena semakin berdosa maka semakin berlimpah anugerah. Bukan. Kita akan tetap diadili Tuhan, hanya saja bagi mereka yang mau bertobat maka dosa mereka yang besar, bagi mereka akan tetap ada pengampunan. Kuasa dosa itu tak lebih besar untuk mematikan dari anugerah Tuhan yang menghidupkan.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-39:2, ‘Ku Diberi Belas Kasihan
Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah.
Darah Putra-Mu dicurahkan membasuh dosa dan cela.
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmat-Mu
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmat-Mu

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s