SUKACITA DAN SORAK-SORAI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-9: 1, Hupuji holong ni
Hupuji holong ni rohaMu, o Tuhan Jesus Rajangki.
Tu Ho hulehon ma tondingku ai do pinangidoMi.
Hu halupahon ma diringku. Mamingkir holong ni rohaMu.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 4 : 16-30 (Pagi)
Rut 4 : 7-22 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 100 : 2 – Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

SUKACITA DAN SORAK-SORAI

Sukacita dan Soraksorai ibarat dua sisi dari 1 mata uang. Salah satu di antaranya tidak ada, membuat satu dan lainnya tidak bermakna. Sukacita adalah sesuatu yang terpendam sementara sorak-sorai sesuatu yang muncul ke permukaan. Hasil dari keduanya menjadi nyata dan dapat dilihat oleh sekitar siapapun dia. Beribadahlah! Orang Batak bilang “Pasomalsomal ma dirim tu hadaulaton” “Latihlah dirimu beribadah”.

Berlatih sesuatu yang dilaksanakan secara berulang sehingga menjadi fasih dan kuat. Datanglah, sesuatu undangan yang dengan penuh percaya diri hadir karena sudah fasih dan kuat. Dengan berlatih beribadah sukacita akan datang dan menghadiri undangan Allah ke hadapan-Nya akan menghasilkan sorak-sorai.

Ayat terakhir dari Mazmur 100 ini menyatakan kesetiaan-Nya tetap turun temurun. Ketika kita berlatih beribadah dengan sukacita dan datang kehadapa-Nya dengan soraksorai mau mengatakan kebiasaan ini kita pertontonkan berulang kali di hadapan anak-anak kita. Pastilah mereka akan meniru dan memeragakannya juga yang merupakan salah satu perwujudan menunaikan janji kita untuk mengajar anak-anak tentang Kristus sedini mungkin. Demikianlah keturunan kita menmperoleh kasih setia Tuhan sampai ke anak-anak dari anak-anak kita kelak. Marilah kita berlatih beribadah karena sukacita dan soraksorai akan senantiasa hadir dalam kehidupan kita secara turun temurun. Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-419 :1 Yesus Pimpinlah
Yesus pimpinlah kami s’lamanya.
Hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup.
Tuntun umat-Mu masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do. Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s