KEMULIAAN ALLAH YANG MENGHAKIMI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-368:1, Tuhan Jesus, Tuhan Jesus
Tuhan Jesus, Tuhan Jesus ro mulak hape. TinobusNa,
tinobusNa ditogu muse. Sai marhilong nasida songon bintang sude.
Sai marlinang saksak do ulosNa tahe.

PEMBACAAN FIRMAN
Rut 3:14 – 4:6 (Pagi)
1 Tim. 5 : 9-16 (Malam)

RENUNGAN
Matius 25 : 31-32 – Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing.

KEMULIAAN ALLAH YANG MENGHAKIMI
Kemuliaan Allah terdapat dalam diri manusia karena kita diciptakan Allah segambar dengan-Nya. Akan tetapi, kejatuhan manusia ke dalam dosa, maka manusia itu kehilangan kemuliaan Allah. Dalam Roma 3:23 disebutkan karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Dan merupakan suatu kenyataan bahwa hidup tanpa kemuliaan Allah membuat seseorang tidak dapat menahan diri, mudah marah atau mudah menyerah, merasa benar sendiri, tak berdaya dan berbagai wujud perilaku negatif lainnya. Sayangnya orang seperti ini sering tidak menyadari dia telah mengalami pola perilaku semacam itu dan bahkan ada yang mengatakan itu sebagai bawaan lahir.

Kematian dan kebangkitan Kristus telah mendamaikan manusia yang berdosa dengan Allah, yang mengembalikan kemuliaan Allah pada manusia. Itu sebabnya, setiap orang yang hidup dalam kemuliaan Allah akan dapat menghasilkan buah-buah yang lebat dan berperilaku menggambarkan buah-buah Roh. Tentu pada kedatangan Kristus yang kedua kali, sebagai anak Allah, akan bersorak-sorai memuji Allah. Pada masa ini, ada pemisahan antara yang hidup dalam kemuliaan-Nya dengan yang tidak. Kini hanya ada satu pilihan. Bersyukurlah kita yang mencintai rumah Tuhan, firman Tuhan, berdoa dan bersaksi akan terus dituntun untuk hidup dalam kemuliaan Tuhan dan tidak akan dipisahkan dan dihakimi.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-266:1 Ada Kota yang Indah Cerah
Ada kota yang indah cerah, nampaklah bagi mata iman:
rumah Bapa di sorga baka bagi orang yang sudah menang.
Indahnya saatnya kita jumpa di kota permai.
Indahnya saatnya kita jumpa di kota permai.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s