ALLAH KASIH DAN PENGAMPUN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:1, Saleleng ho di tano on
Saleleng ho di tano on, patigor ma roham. Paingot-ingot ma tongtong nidok ni DebataM.

PEMBACAAN FIRMAN
Mar. 7 : 9-23 (Pagi) Ul. 4 : 21-40 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 25 : 6 – Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

ALLAH KASIH DAN PENGAMPUN
Kasih Tuhan kepada manusia tidak akan dapat termuat dalam sejuta kata. Walaupun begitu banyaknya pujian manusia diberikan kepada Allah, yang pasti itu semua tidak mungkin dapat membalas kasih Tuhan yang begitu besarnya. Kasih-Nya tidak akan terukur.
Kasih-Nya merupakan keindahan dari suatu kebenaran yang hanya bisa dipahami dengan cinta dan bisa dilihat melalui penyerahan serta rasa syukur.

Kasih-Nya merupakan tetes-tetes embun yang memberikan kesejukan, kelembutan dan kesegaran serta merupakan gambaran betapa besar kasih Tuhan kepada kita umat-Nya. Hal itulah yang dirasakan pemazmur, yang menyadari bahwa tidak ada kekuatan dari diri manusia, yang dapat membuat dirinya menjadi orang benar di hadapan Allah, selain dari rahmat dan pengasihan Tuhan. Pemazmur menyadari bahwa dia hanyalah sebagai hamba, sebagai duta Allah, yang bertindak, berlaku, berbuat untuk kepentingan Allah semata. Seluruh aktivitas, kegiatan, pikiran serta perbuatanya dilakukan hanya dengan tujuan “Melakukan kehendak Allah” semata. Kita harus mengenal diri kita yang penuh dengan dosa, kekurangan, keterbatasan, sehingga kita datang pada-Nya. Sebab Allah pemurah, pengampun dan penuh kasih. Satu-satunya jalan agar orang masuk ke hadirat Allah adalah mereka yang beroleh pembenaran dengan jalan mengaku dosa maka pembenaran itu melahirkan pengampunan.

Kita adalah pewaris kerajaan-Nya karena rahmat-Nya telah diberikan kepada kita. Dia adalah Allah yang baik dan kasih setia sampai selama-lamanya. Meskipun demikian, rahmat Tuhan bukanlah murahan tapi justru tak ternilai. Ketika diberikan kepada kita maka hendaknya kita pelihara dengan tidak melakukan dosa lagi dalam kehidupan kita. Datanglah kepada Tuhan ketika hidup kita sedang mengalami beban berat. Dialah satu-satunya Penolong yang sejati karena sudah teruji sepanjang masa.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-393:1, Tuhan Betapa Banyaknya
Tuhan betapa banyaknya berkat yang Kau beri,
teristimewa rahmat-Mu, dan hidup abadi,
Trimakasih, ya Tuhanku, atas keselamatanku, telah Kau beri,
hidup bahagia abadi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s