Perempuan Pilihan Tuhan dan Peranannya di tengah Keluarga


Perkembangan emansipasi perempuan, tuntutan persamaan hak antara lelaki dan perempuan semakin nyata. Cukup banyak perempuan sekarang yang menduduki posisi strategis di lingkungan pemerintah, di dunia bisnis, di bidang kerohanian dan lain-lain. Ini semua tentu atas seijin Tuhan.

Ada banyak tokoh perempuan di dalam Alkitab yang dipakai oleh Tuhan untuk menjadi tokoh di dalam kehidupan kita. Untuk menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal sulit dilakukan, tetapi menjadi perempuan pilihan di hadapan Tuhan juga bukanlah suatu yang mudah. Kita bisa mengambil contoh tokoh di dalam Alkitab tentang kehidupan perempuan pilihan Tuhan, misalnya Rut. Dia dipakai Tuhan sebagai saksi di dalam menjalani kehidupannya. Ada dua hal yang dapat kita pakai sebagai pedoman dalam kehidupan kita sebagai perempuan Kristen melalui tokoh Rut:

1. Kesetiaan.
Bagaimana Rut begitu setia mendampingi mertuanya (Naomi), walaupun suaminya sudah meninggal (Rut 1: 16-17). Kesetiaan dalam keluarga menjadi hal yang sulit dijalankan, ketika suatu masalah datang. Ketika keadaan berubah menjadi suatu yang tidak kita harapkan, atau dihadapkan pada suatu tantangan yang berat. Banyak hubungan suami istri, maupun hubungan mertua dan menantu, tidak dapat diselamatkan karena tidak adanya kesetiaan. Pembelajaran yang dapat kita ambil, bahwa sebagai perempuan Kristen kita harus tetap setia, bahkan sanggup menanggung segala resiko yang akan terjadi, mengerti dengan komitmen dalam hubungan rumah tangga ataupun keluarga kita. Mari kita memelihara kesetiaan kita di dalam Tuhan.

2. Ketaatan.
Kalau kita baca kisah Rut, bagaimana dia menghormati dan menaati segala apa yang diperintahkan Naomi mertuanya, dia lakukan dengan segenap hati dan tanpa mengeluh. Artinya dia merupakan perempuan yang pekerja keras. Dan yang pasti karena dia taat pasti akan membuahkan hasil. Tuhan memberkati Rut dengan cara-Nya sendiri. Ketaatan pasti mendatangkan berkat. Dari sini, kita dapat menarik kesimpulan, bahwa ketaatan di dalam hubungan rumah tangga maupun keluarga juga akan membawa perubahan yang baik. Kelebihan-kelebihan seorang perempuan janganlah menjadi penghalang untuk menjalankan ketaatan. Ketaatan seorang istri pada suami merupakan cerminan bahwa perempuan tersebut adalah taat kepada Allah.

Ketaatan dan kesetiaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan bagi seorang perempuan yang menjadi pilihan Tuhan.

Bagaimana pula peranan kaum perempuan Kristen di tengah keluarga?

Ada lima karakter yang dapat menjadi teladan, yang perlu dimiliki seorang perempuan Kristen dalam kehidupan dan lingkungannya (diambil dari Ams. 31:10-31), yaitu:

1. Dapat Dipercaya
Karakter dapat dipercaya merupakan karakter dasar yang berhubungan dengan kejujuran dan integritas, yang harus dimiliki perempuan Kristen. Karakter ini mendukung perempuan untuk dapat melakukan perannya dengan baik sehingga memberikan keuntungan yaitu jaminan kecukupan dan inspiriasi kepercayaan.

2. Rajin bekerja
Seseorang yang melakukan pekerjaanya dengan hati yang senang maka dia akan memandang pekerjaan itu bukanlah sebuah beban. Bahkan, dia berusaha bekerja semaksimal mungkin untuk dapat menyalurkan kreatifitas dan kemampuannya.

3. Murah Hati.
Perempuan akan memberikan tangannya kepada yang tertindas dan mengulurkan tangannya kepada yang miskin. Memakai perasaannya untuk membuat sesuatu yang baik bagi orang lain dan menjadi berkat.

4. Berhikmat.
Perempuan berhikmat tercermin dari apa yang dia ucapkan. Tidak sembarangan berbicara.

5. Takut akan Tuhan.
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Perempuan yang cakap perlu memiliki karakter yang paling mendasar yaitu takut akan Tuhan yang merupakan permulaan pengetahuan, sehingga ia punya cukup hikmat, punya kemurahan hati dan kerajinan yang bijaksana serta dapat dipercaya.

Pembentukan karakter perempuan Kristen sangat erat hubungannya dengan iman. Iman yang lahir dari pendengaran akan firman Tuhan. Karakter itu mulai tumbuh dan menghasilkan buah yang manis dalam kehidupan. Karakter inilah yang hendaknya dimiliki setiap orang Kristen, khususnya perempuan Kristen. Ketika karakter ini diteladani oleh setiap orang maka dia dapat menjadi berkat bagi keluarga dan saudara seiman, kesaksian hidup bagi masyarakat sekitar dan kelak dapat mengubah dunia ini menjadi lebih baik.

(Elly E. Hutauruk)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s