Pemulihan dari Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-437 : 2, Tung na muba do rohangku
Au na lilu hian dapot sambulongki. Dung Jesus maringan di au.
Nunga sae dosangki dibaen mudarNa i, dung Jesus maringan di au.
Dung Jesus maringan di au, dung Jesus maringan di au, tung sonang do au, dung tu
Jesus au lao, dung Jesus maringan di au.
PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 5 : 1-8 (Pagi)
Kel 28 : 29-38 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 51 : 17 – Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu.

PEMULIHAN DARI ALLAH

Pagi ini kita disapa firman Tuhan tentang pengakuan raja Daud di hadapan Nabi Natan yang dengan rendah hati dan jujur mengaku berdosa kepada Tuhan. Digambarkan raja Daud yang berdukacita dan mengalami kesedihan yang mendalam dengan rasa gentar karena telah berdosa di hadapan Allah.

Raja Daud dengan jiwa yang hancur, hati yang patah dan remuk mendekat kepada Tuhan sebab Daud mengenal Allah dengan baik, Allah tidak tertarik dengan korban sembelihan, tetapi Allah lebih berkenan kepada pengakuan dosa yang jujur di hadapan Allah yang mendatangkan pemulihan dari Allah seperti yang tertulis di ayat 19, “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah”.

Raja Daud menyampaikan permohonan untuk ditahirkan dan diperbaharui oleh Roh Allah. Dia berharap agar Tuhan mengampuni dan memulihkan sukacita dan kegirangannya kembali. Kiranya Roh Tuhan senantiasa mau dengan rela untuk mengajarkan jalan Tuhan dan memberi peringatan agar orang yang sesat tahu kesesatannya dan boleh kembali berbalik kepada Allah. Baiklah kita bercermin dari sikap Raja Daud, yang mau ditegur dan cepat sadar dari kesalahannya. Hidup Daud sebagai titik untuk merenungkan hidup kita apakah sudah berkenan dengan kehendak Tuhan yang berlaku adil dan mengasihi sesama. Berdoalah mengaku dengan jujur dari hatimu untuk dipulihkan. Mintalah kekuatan dan penyertaan dari Tuhan untuk diperbaharui dengan Roh yang teguh dan rela. Maka, langkahmu akan lebih ringan dan jiwamu bersukacita. Amin.

BERDOA 

BERNYANYI, KJ-39 : 1, ‘Ku Diberi Belas Kasihan
‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;
tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmat-Mu!
Kidung imanku bergema: rahmat-Mu sungguh mulia!
Kidung imanku bergema: rahmat-Mu sungguh mulia!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s