Sembahlah Dia Sang Pencipta!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-10:1, Hupuji hupasangap Ho
Hupuji, hupasangap Ho, Amang pardenggan basa. Ai jadi-jadianMu do, sude angka na masa.
Ditompa Ho do sasude, dagingku ro di tondi pe,
pinuji ma goarMu

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tim. 6 : 11-16 (Pagi)
Ul. 11 : 1-17 (Malam)

RENUNGAN
Hakim-hakim 6 : 10 – Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu.

SEMBAHLAH DIA SANG PENCIPTA!

Menaati perintah Tuhan seharusnya merupakan manifestasi dari kehidupan orang percaya. Namun tidak mudah untuk melakukannya. Begitu banyak kendala untuk menaatinya, secara sengaja maupun tidak. Seperti bangsa Israel yang sering melanggar meskipun mereka telah melihat dan mengalami banyak mujizat Tuhan dalam kehidupan mereka.

Mereka disebut umat pilihan-Nya, tetapi kali ini Tuhan menyebut mereka sebagai bangsa yang tegar tengkuk karena mereka tidak tunduk pada otoritas Tuhan. Mereka menyembah berhala. Penderitaan yang dialami umat Israel dalam konteks ini dilatarbelakangi oleh ketidaksetiaan mereka kepada Allah. Mereka dihukum melalui bangsa Midian, orang Amalek, dan orang-orang dari sebelah Timur Tengah yang sering merampok dan merampas hasil panen mereka yang memperparah kehidupan mereka. Bangsa Israel hanya bisa bersembunyi di tempat perlindungan di pegunungan. Para nabi mengingatkan mereka akan panggilan dan indentitas mereka sebagai umat Allah agar bertobat.

Sebagai manusia yang diciptakan menurut gambar Allah, merupakan kebodohan kalau kita memilih, memercayai dan menyembah berhala yang hanya ciptaan manusia. Baik berhala masa lampau, berupa patung-patung dan benda-benda alam, maupun teknologi, dan kenikmatan duniawi yang diberhalakan manusia modern, semuanya itu hampa. Ilah-ilah zaman sekarang ini dapat disebutkan seperti uang, hobi atau pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang telah menghalangi pertumbuhan kerohanian kita. Marilah menjaga kemurnian hati untuk tetap berpusat kepada Tuhan lebih daripada apapun yang ditawarkan dunia! Percaya dan sembahlah Allah! Karena Dia berdaulat atas hidupmu, dulu, sekarang dan akan datang!

BERDOA

BERNYANYI, KJ-5 : 1, Tuhan Allah, nama-Mu
Tuhan Allah, nama-Mu kami puji dan masyhurkan;
isi dunia sujud di hadapan-Mu, ya Tuhan!
Bala sorga menyembah Dikau, khalik semesta!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s