Aku pilih hidup


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-424 : 1, Soara ni Tondi
Soara ni Tondi ni Tuhanta i, jotjot dilaosi ditulak ho i.
Sai tanda jeamu, pauba roham, dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 14 : 10-14 (Pagi)
Yak. 5 : 12-20 (Malam)

RENUNGAN
Roma 6 : 23 – Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

AKU PILIH HIDUP

Kata “dosa” sudah begitu akrab di telinga dan mulut kita: kita begitu sering mendengar atau menyebut kata “dosa.” Saking akrabnya, kadang arti dosa jadi kabur. Apa dosa itu? Jika kita membaca Dasa Titah, maka jelas bahwa dosa adalah hal-hal yang berlawanan dengan kesepuluh hukum tersebut.

Dalam dasa titah Tuhan berkata: “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” (Kel. 20:16). Artinya: dusta, kebohongan, fitnah, saksi palsu, ketidakjujuran adalah dosa di hadapan Allah. Perhatikanlah belakangan ini betapa semakin mudah dan tak merasa bersalahnya kita berdusta. Lewat handphone kita bilang ke teman bahwa kita sedang dalam perjalanan menuju tempat pertemuan, padahal kita masih di rumah dan mandi pun belum. Itu dusta, bukan? Tuhan berkata pula: “Jangan engkau mencuri” (Kel. 20:15). Saat ini, pencurian dilakukan secara berjemaah, masif, terstruktur oleh para elit bangsa. Korupsi! Itu nama tenarnya. Beberapa menteri aktif ditangkap karena korupsi. Ada puluhan kepala daerah yang juga tersangkut korupsi.

Bagaimana dengan kita? Kata Yohanes, “cukupkanlah dirimu dengan gajimu (Luk. 3:14). Tetapi, ada juga dosa pembiaran. Jika kita tahu bahwa ada perbuatan dosa di sekitar kita, dan kita diam saja, itu juga adalah kejahatan di mata Allah. Membiarkan terjadinya kejahatan tak lebih baik dari pelaku kejahatan itu sendiri (lih. Yeh. 33).

Allah tidak pernah menghendaki kematian orang berdosa. Sebaliknya, Allah menghendaki pertobatan dan perubahan orang berdosa itu supaya dia hidup. Allah mencintai kehidupan. Karena begitu besar kasih-Nya bagi dunia sehingga Dia mengaruniakan anak-Nya, agar kita hidup. Hidup kita ini mahal dan sangat berharga di mata Allah. Oleh sebab itu, hiduplah di dalam kebenaran.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-178:1 Kar’na kasih-Nya padaku
Kar’na kasih-Nya padaku Yesus datang ke dunia
Ia t’lah memb’ri hidup-Nya gantiku yang bercela
O betapa mulia dan ajaib kuasa-Nya
Kasih Jurus’lamat dunia menebus manusia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s