Tuhan, aku rindu pelukan orangtuaku


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-383 : 1, Adong do ama
Adong do Ama na di surgo i, Tuhan Jahowa Debatan ta i. Di jou do au, na lao ma au, tu Ama na di surgo i. Lao ma au, lao ma au, tu na di surgo i. Lao ma au, lao ma au, tu na di surgo i.
Di jou do au na lao ma au tu Ama na di surgo i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 14 : 18-31 (Pagi)
Yes. 65 : 17-25 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 27 : 10 – Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

TUHAN, AKU RINDU PELUKAN ORANGTUAKU

“Ayah! Ibu! Di manakah kalian berada? Aku di sini menahan dinginnya udara dan perutku yang menahan lapar. Mengapa engkau tidak memberiku kesempatan untuk merasakan pelukanmu? Apakah salahku dan mengapa engkau meninggalkanku?” Inilah sepenggal tulisan yang disadur dan diperbaiki seperlunya dari sebuah ungkapan seseorang di sebuah akun pribadinya yang menggambarkan jeritan seorang bayi yang dibuang orangtuanya.

Kasus membuang bayi sudah cukup banyak. Alasan dan motif dibalik pembuangan tersebut beragam, mulai dari hamil di luar pernikahan, kesulitan perekonomian, anak hasil perselingkuhan, dan sebagainya. Bahkan, ada seorang ayah yang menolak kelahiran bayi perempuannya karena menginginkan kelahiran bayi laki-laki. Atau, seorang ibu yang menolak melahirkan lagi karena dia tidak mau direpotkan lagi mengurus anak lagi. Dan masih banyak lagi alasa yang boleh terungkap dibalik penolakan kelahiran bayi. Firman Tuhan hari ini begitu menghangatkan karena di tengah penolakan itu Tuhan merendakan tangan-Nya untuk menyambutnya. Tuhan sungguh-sungguh menghargai setiap orang dan memelihara-Nya bagai biji mata-Nya.

Firman Tuhan ini juga menguatkan mereka yang lahir tidak normal sehingga banyak dari mereka mendapat penolakan dari banyak orang, bisa jadi orangtua mereka, bahkan dirinya sendiri dengan terus mempersalahkan dirinya sendiri. Tak jarang dari mereka pun bertanya kepada Tuhan dan menganggap Tuhan itu tidak adil. Saudara, Tuhan itu mengasihimu! Berdamailah pada dirimu sendiri dan mintalah kekuatan kepada Tuhan yang menghibur dan memberkatimu. Hai orang tua yang menolak dan meninggalkan anakmu, bertobatlah! Tuhan pun mau mengampunimu.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-184 : 1, Yesus sayang padaku
Yesus sayang padaku; Alkitab mengajarku. Walau ‘ku kecil, lemah, aku ini milik-Nya. Yesus Tuhanku sayang padaku; Itu firman-Nya di dalam Alkitab.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s