Yesus mengasihiku


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-355 : 1, Tongtong tutu na denggan do
Malungun do rohangkinon, di ariMi o Tuhan
Andigan jumpang haroroM, manopot hasudungan
Ni rohaMi, ai ala nii, sonang do rohanami. HataM huingot hami.

PEMBACAAN FIRMAN
Kej. 30 : 25-43 (Pagi)
Kis. 3 : 17-26 (Malam)

Yudas 1 : 21 – Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

YESUS MENGASIHIKU

Setiap manusia ingin selalu memelihara kondisi tubuhnya. Setiap orang, di tengah cuaca yang dingin, akan selalu mencari perlindungan untuk menghangatkan tubuhnya dengan menggunakan selimut atau mendekatkan diri ke sumber panas.

Sebaliknya dalam kondisi panas, manusia mencari tempat yang teduh ataupun tempat yang sejuk. Tujuan dari semua itu adalah untuk memelihara kondisi tubuh agar bisa mempertahankan hidup serta mengharapkan kondisi cuaca kembali normal. Dalam hidup kerohanian juga manusia ingin selalu memelihara hidupnya dalam penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Setiap orang pasti merasakan sendiri betapa damainya dan amannya hidup jika Tuhan besertanya, jika hidup kita ada dalam perlindungan-Nya, meskipun kita belum melihat apa yang membentang di hadapan kita. Jika Tuhan memelihara hidup kita, maka kita pun bisa berjalan dengan tenang menyongsong hari depan tanpa rasa khawatir.

Melalui firman Tuhan yang tertulis dalam Yudas 1:21 ini, kita diingatkan bahwa kita harus “memelihara” diri kita dalam kasih Allah. Memelihara diri kita di sini berarti bahwa kita harus terus merenungkan kasih-Nya dan menikmati pancaran serta kehangatan kasih-Nya sepanjang hari. Kita juga bisa menjaga diri kita untuk terus intim dengan Tuhan, baik lewat doa maupun puji-pujian misalnya menyanyikan dalam hati sebuah lagu anak-anak yang telah dikenal luas, “Yesus sayang padaku.” Dengan membawa kebenaran dalam hati sepanjang hari, kita akan terus merasakan kehangatan pancaran kasih-Nya dan apapun tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah karena Dia telah mengasihi kita sebelum kita lahir, dan tetap mengasihi kita sekarang. Inilah identitas kita dalam Kristus; kita memiliki jati diri sebagai anak-anak Allah yang terkasih. Inilah yang patut kita renungkan sepanjang hari. Kita harus terus memelihara diri kita agar tetap berada dalam kasih Allah.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-344:1, Ingat akan nama Yesus
Ingat akan Nama Yesus, kau yang susah dan sedih:
Nama itu menghiburmu k’mana saja kau pergi.
Indahlah nama-Nya pengharapan dunia!
Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826:2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi.
Na mauas do tondingku,
O Tuhan di HataMi.
Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s