Melalui Karya Agung-Nya, Allah Memberi Jawaban


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-569 : 1, O Debata tung longang do rohangku
O Debata tung longang do rohangku, molo hubereng na tinompaMi.
Saluhut bintang, hilap dohot ronggur, manghatindanghon hasangaponMi.
Marende au Tuhan mamuji Ho, o Debata, sangap do Ho
Marende au Tuhan mamuji Ho, o Debata, sangap do Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Mrk. 16 : 9-18 (Pagi)
Ams. 9 : 1-6 (Malam)

RENUNGAN
Ayub 38 : 4-5 – Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakan-lah, kalau engkau mempunyai pengertian! Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya?
– Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya?

MELALUI KARYA AGUNG-NYA, ALLAH MEMBERI JAWABAN

Nas hari ini mengejutkan teman-teman Ayub dan Elihu sendiri, karena ternyata Tuhan mende-ngarkan dan menjawab seruan Ayub atas apa yang tengah dialaminya. Para sahabat sudah mengatakan, bahwa tidak perlulah Allah berbicara, karena keadaan Ayub dapat dijelaskan dengan baik oleh teori mereka. Tetapi ternyata mereka keliru.

Allah memang menegor Ayub karena dia berbicara tanpa pengetahuan (ayat 2) dan semua pandangannya terhadap Allah ternyata keliru. Tanpa menolak pernyataan Ayub mengenai integritas moralnya, Allah mempersoalkan gagasan Ayub bahwa Dia mungkin tidak memerintah dunia ini dengan adil (mis: pasal 21:24). Allah menilai kesalahan-pahaman Ayub karena kurang mengerti bukan karena kurang iman.

Allah bertanya kepada Ayub mengenai keindahan penciptaan, apakah Ayub mengetahui hal ini? Dapatkah ia melakukan salah satunya? Di manakah Ayub pada waktu itu? Dan masih banyak lagi yang dipertanyakan Allah tentang misteri dan rahasia sorgawi yang belum diketahui Ayub. Pergumulan hidup yang berkepanjangan, seperti yang dialami Ayub, dapat membuat kita pun melakukan hal yang sama dengan mengkritik Tuhan dan berseru mohon keadilan kepada Tuhan. Nas mengajar Ayub dan kita untuk melepaskan diri dari pandangan yang sempit terhadap karya ciptaan Allah yang begitu besar dan agung. Dia dapat mengubah penderitaan kita menjadi penuh sukacita dan selalu merancangkan damai sejahtera bagi kita semua (Yer 29:11). Percayalah Tuhan itu adalah Allah yang Mahakuasa dan sangat mengasihi kita semua. Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-287a : 2 Sekarang b’ri syukur
Yang Mahamulia memb’rikan sukacita, damai sejahtera di dalam hidup kita.
Kasih-Nya tak terp’ri mengasuh anak-Nya; Tolongan-Nya besar seluas dunia!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s