Hiburkanlah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-504 : 1, Ditogu Tuhan Jesus au
Ditogu Tuhan Jesus au, i do na mangapuli au.
Diganup dalan nang tung maol, tanganNa do tongtong huhaol.
Ditogu togu Jesus au, tanganNa sai maniop au,
Tongtong ma siseanNa au, paima boi tu surgo lao.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 11 : 23-26 (Pagi)
Maz. 116 : 1-2, 12-19 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 40 : 1 – Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu.

HIBURKANLAH

Allah adalah penghibur yang sejati! Nas ini menceriterakan keselamat-an bagi bangsa Yahudi dari pem-buangan Babel. Upah dosa adalah maut dan penderitaan, sepertinya ungkapan ini sangat jelas dan nyata seperti yang telah dialami oleh Adam dan Hawa, bangsa Israel di Babel, kisah Sodom dan Gomora, dan masih banyak kisah lainnya.

Meskipun demikian, Allah mau datang dan menghibur setiap orang yang mau bertobat dari dosa-dosanya. Yesaya menyampaikan niat baik Allah yang mau menghibur bangsa Israel atas penderitaan yang mereka alami. Dan sekarang Kabar keselamatan itu dikumandangkan juga bagi seluruh bangsa-bangsa bahwa Allah mau menghibur mereka (Bnd, Luk. 3:4 dan Yes. 40:3).

HKBP meyakini bahwa Tuhan senantiasa memberikan penghiburan kepada setiap umat-Nya yang percaya kepada-Nya. Kesaksian HKBP itu dapat kita lihat dalam Agenda HKBP dan teologia HKBP di dalam syair nyanyian Buku Ende HKBP. Agenda penguburan mengatakan: “Ale si Anu, sian tano do parmulaan ni dagingmu, mulak mai gabe tano; alai Tuhan Debata … dohot Tuhan Jesus Kristus … dohot Tondi Parbadia … i ma mangaramoti orbuk ni bangkem, paima ro ari parpudi.” (Catatan: abu jenazah kita pun dipelihara-Nya). Teologia HKBP dalam syair Buku Ende HKBP khusus saat penguburan, yaitu: BE No. 336, “Sonang ma modom ho namartuai, namaradian sian ulaoni, naniulamu di hajolmaon jala namangihut ho tu surgo.” (Catatan: orang meninggal seperti tidur dan semua pekerjaan baik selama hidup terbawa ke sorga). BE No. 338 “Hehe do muse pamatangkon sian tanoman on, suang mangolu bahenon ni Tuhanku, haleluya, haleluya.” (Catatan: kita akan bangkit dan hidup kelak ketika Tuhan Yesus datang kedua kalinya). BE No. 347 Sai masipaidaan do naporseai, dung sahat be langkana tu hasonangani, tu hasonangani. (Kita akan saling berjumpa dengan kekasih kita itu di surga ketika kita juga dipanggil Tuhan kelak). HKBP mengimani bahwa Allah itu senantiasa memberikan penghiburan kepada umat-Nya yang berduka. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-364:1 Berserah kepada Yesus
Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku; kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus.
Aku berserah, aku berserah; kepada-Mu Jurus’lamat aku berserah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku,
O Tuhan di HataMi.
Gohi au Tuhan marhite HataMi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s