Kemenangan kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-15 : 4, Aut na saribu hali ganda
Mauliate ma rohangku, di Ho, O Debata tongtong. Dibaen sude denggan basaMu, naung nilehonMu di au on. Ai dipatongon Ho tongtong, sude na ringkot di au on.

PEMBACAAN FIRMAN
Kej. 1:20 – 2:4a (Pagi)
1 Kor. 15 : 56-58 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 15 : 57 – Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

KEMENANGAN KITA OLEH YESUS KRISTUS, TUHAN KITA

Rasa bersyukur, itulah hal yang patut disampaikan kepada Allah yang selalu memberikan segala berkat kasih karunia-Nya kepada kita. Hidup adalah untuk bersyukur dan memuji Tuhan karena Allah yang telah memberikan dan menjadikan segalanya.

Selagi masih hiduplah kita dapat bersyukur dan memuji Allah. Bagaimanakah kita dapat membuat Yesus itu menjadi teman bagi kita sepanjang hidup? Hendaknya dari awal hingga akhir hidup, kita harus tetap bersyukur kepada Allah, sebab Ia baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya (Maz. 118:1). Ironisnya, walaupun Allah telah memberikan diri-Nya untuk memperdamaikan diri-Nya dengan kita serta membuktikan bahwa Allah itu baik dan untuk selama-lamanya kasih setiaNya dengan memberikan AnakNya Yesus Kristus, akan tetapi hidup manusia masih dapat dibutakan, dilumpuhkan, dibisukan bahkan dibius oleh dunia ini. Pemberian Allah yang sungguh luar biasa, yaitu berkat rohani oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, tentu kemenangan di pihak kita, bahkan istilah kalah tidak ada bagi kehidupan orang Kristen yang percaya.

Hidup kita masih berjalan di dunia yang penuh dengan ancaman, tantangan, pencobaan bahkan maut disekitar kita. Yesus adalah contoh kehidupan kita disepanjang perjalanan hidup kita. Pahit getirnya pun hidup ini, kita harus mampu bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Yesus juga berkata: “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia” (Yoh. 16:33b). Solidaritas Allah yang selalu di pihak kita untuk menolong, membantu kita, yang memberikan segalanya bagi kita bahkan diriNya, yang membela, berjuang bagi kita dan memberi hidup bagi kita. Itulah kuasa Allah yang tidak terukur, kasih yang tidak terselami buat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Maka kita akan berseru: “Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” (ay. 55).

BERDOA

BERNYANYI, KJ-287b, Sekarang b’ri syukur
Sekarang b’ri syukur, hai hati, mulut, tangan!
Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Di b`riNya kita pun, anug`rah dan berkat,
yang tak terbilang t`rus, semula dan tetap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku,
O Tuhan di HataMi.
Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s