Kemuliaan dan Kuasa bagi Allah


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-6 : 1, Puji Jahowa na sangap
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia.
Hamu sude na parroha na ringgas na ria.
Marpungu be, marolop-olop sude, hamu sude manisia.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 50 : 4-9a (Pagi)
Yoh. 13 : 21-32 (Malam)

RENUNGAN
Wahyu 19 : 1 – Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: “Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita”.

KEMULIAAN DAN KUASA BAGI ALLAH

Nas hari ini adalah bagian dari Why. 19:1-5 dengan judul “Nyanyian atas jatuhnya Babel”. Babel mengingatkan kita bagaimana rencana “jahat” manusia pada masa itu untuk menyela-matkan dirinya dan menentang Allah dengan membangun menara yang tingginya sampai ke langit (Baca Kej. 11:1-9). Babel dikenal juga sebagai kota yang penuh dengan patung-patung buat-an tangan manusia, yang kepadanya orang Kasdim menyembah.

Di masa jayanya, Babel menjadi pusat perdagangan yang memberikan keuntungan, kemewahan dan juga kemabukan sehingga ma-nusia menentang dan tidak takut lagi kepada Allah. Manusia sebagai ciptaan melupakan Allah Pen-cipta. Ketika tentara Nebukadnezar menyerang Jerusalem, mereka merampas barang-barang per-bendaharaan rumah TUHAN dan mengangkutnya ke Babel. Umat pilihan Allah menjadi budak bang-sa yang tidak mengenal Allah karena pemberontakkannya. Mereka sangat menderita dan tertindas.

Bagaimana dengan hidup kita sekarang? Sebagai orang percaya, bagaimana sikap kita ketika diperhadapkan dengan pergumulan dan pilihan hidup yang dapat membawa kita semakin dekat dengan Tuhan atau menjauhkan kita dari Tuhan. Pada situasi seperti inilah sesungguhnya kesetiaan manusia (kita) diuji di hadapan Tuhan. Masihkah kita setia kepada-Nya sambil menantikan sampai tiba waktunya Tuhan untuk menyatakan pertolongan dan kuasa-Nya? Sesungguhnya, waktu sekarang ini adalah kemurahan Tuhan yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Tuhan akan datang kelak untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Pada waktu kedatangan Tuhan kelak, semua orang percaya yang setia kepada-Nya menyatakan: “Bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Bagaimana dengan kita, akankah kita ikut bersama-sama dengan semua orang percaya yang setia pada-Nya? Mari kita renungkan dan pergumulkan! Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-15 : 1, Berhimpun semua
Berhimpun semua menghadap Tuhan,
dan pujilah Dia, Pemurah benar.
Berakhirlah segala pergumulan,
diganti kedamaian yang benar.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku,
O Tuhan di HataMi.
Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s