Tuhan Penguji Hati


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-15:1 Aut na Saribu hali Ganda
Aut na saribu hali ganda saringar ni soarangki. Naeng nasa gogo bahenonku mamuji Debatanta i. paboa las ni rohangki hinorhon ni pambaenNa i.

PEMBACAAN FIRMAN, Mrk. 5:1-20

1 Tawarikh 29:17
Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.

Tuhan Penguji Hati

Daud yang mewakili umat Israel memuji Tuhan, karena umat Tuhan itu berencana akan membangun Bait Tuhan. Umat menyumbangkan harta bendanya untuk pembangunan itu. Raja Daud sadar akan berkat yang diperolehnya dari Tuhan Allah, dan kesadarannya mendorong dia untuk memberikan banyak kepada Tuhan Allah untuk keperluan pembangunan bait Allah.
Segala potensi yang ada dikerahkan dan seluruh umat Israel dengan senang hati memberi apa yang dapat diberikannya. Daud menyaksikan bahwa Allah adalah sumber segala-galanya dan semuanya yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya. Dialah Tuhan, penguji hati, yang melihat dan mengetahui segala sesuatu rancangan manusia dan perbuatan-perbuatannya. Oleh karena itu, Tuhan tahu apa motivasi kita ketika memberi.

Kita mengetahui bersama bahwa pelayanan di gereja itu memerlukan dana untuk melaksanakan berbagai program pelayanan. Gereja pada umumnya mendapatkan itu dari persembahan seluruh anggota jemaat dan penatua gereja. Tidak seorangpun dari warga jemaat terlepas dari tanggung jawabnya untuk memberikan dana yang dibutuhkan, besar kecil semuanya berharga di mata Tuhan. Jangan ragu untuk memberikan persembahan yang terbaik karena sesungguhnya Tuhan melihat sampai di relung hati kita yang terdalam. Betapa senangnya hati Tuhan Yesus, Kepala Gereja, apabila gerakan semua jemaat turut berpartisipasi dan berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik. Ketika kita memberikan persembahan seperti membantu dana pembangunan gereja, maka sesungguhnya ruang spiritualitas atau kerohanian pun sedang berlangsung. Tuhan yang menguji ketulusan hati memberi, disiplin memberi, dan sukacita memberi dapat melihat dengan jelas pada diri orang tersebut.

BERDOA

BERNYANYI: KJ-363:1 Bagi Yesus Kuserahkan
Bagi Yesus kuserahkan hidupku seluruhnya; hati dan perbuatanku, pun waktuku milik-Nya
Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya, bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s