Yesus memanggil, apa jawabmu?


Yohanes 12:47
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 361:2 Na Denggan Situtu Do
Mardongan sipiltihon na denggan situtu, naeng ma tongtong pujion ni nasa na burju
Ho Tuhan Debatangku ai las ni rohangki, do na tongtong binaenMu di pambahenanMi.

PEMBACAAN FIRMAN : 1 Petrus 1:13-25

YESUS MEMANGGIL, APA JAWABMU?

Pada akhir pelayanan Tuhan Yesus kepada umum, meskipun telah banyak mukjizat yang dilakukan-Nya, orang Yahudi tetap tidak mau percaya. Dan di antara mereka yang benar-benar percaya, ada banyak yang takut mengakuinya secara terbuka, supaya mereka tidak dikucilkan. Mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah (Yoh. 12:43).

Sehingga penting sekali bagaimana kita masing-masing secara pribadi bereaksi terhadap panggilan Yesus Kristus. Karena Ia datang dengan kuasa Allah, yang paling penting ialah apakah kita sendiri percaya kepada-Nya?

Sebagai orang kristen kita telah sering sekali mendengar perkataan dan panggilan Yesus, tetapi apakah kita sudah melakukannya? Hal mendengar, mengerti dan memahami adalah perkara yang mudah. Tetapi jawaban kita pribadi atas panggilan Yesus akan tercermin dalam tindakan dan perbuatan kita. Kesediaan untuk berbuat itulah respons yang dinantikan Yesus. Apakah kita layak dinilai sebagai pohon yang layak dipelihara atau yang harus ditebang, apakah kita merupakan bibit yang jatuh ke tanah yang subur dan berbuah, atau apakah kita merupakan gandum yang layak dimasukkan ke lumbung atau ilalang yang harus diikat dan dimasukkan ke dalam liang api. Ataukah kita tetap dekil seperti orang Yahudi? Allah tidak pernah mengeraskan hati seseorang yang mau memberikan respons atau jawaban. Namun pada akhirnya, jika kita memilih untuk tetap membuta dan terus-menerus menolak kebenaran-Nya, maka Ia akan membiarkan kita menjadi bebal (tidak peka) terhadap kebenaran-Nya. Namun ingatlah, Yesus datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Amin!

BERDOA

BERNYANYI KJ. 393:1 TUHAN, BETAPA BANYAKNYA
Tuhan, betapa banyaknya berkat yang Kauberi, teristimewa rahmatMu dan hidup abadi
T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku! Padaku telah Kauberi hidup bahagia abadi.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s