Nikmati hari ini


Matius 6:34
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 391:1 Sotung Ditulak
So tung ditulak rohami panjou on ni Tuhanta i, disi do hangoluanmi, sadarion ma tangkup i
Sadari on, sadarion paujung i, sadarion, sadarion, sadarion, paujung i, sadarion.

PEMBACAAN FIRMAN : 1 Petrus 2:1-10

NIKMATI HARI INI

Apakah yang paling menyusahkan hatimu? Tiap orang akan memberikan jawaban yang berbeda. Tetapi, sadarkah kita bahwa yang paling sering menyusahkan hati kita adalah hari esok? Ya, hari esok: sesuatu yang belum terjadi atau bahkan tak pernah terjadi. Sebagian dari kita sibuk berinvestasi, menimbun banyak aset, untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

Untuk memastikan anak-anak kita tak suram masa depannya. Pertanyaannya, siapakah dari antara kita yang bisa memastikan masa depan? Lalu, apakah memikirkan masa depan itu salah? Tentu saja tidak salah. Yang salah ialah ketika kita terlalu memikirkan masa depan dan lupa untuk menikmati, mensyukuri, serta memaknai hari ini! Yang salah adalah ketika kita mengambil yang bukan milik kita untuk menjamin masa depan.

Kekuatiran menuntut energi yang besar. Ketika kita khawatir akan sesuatu hal, maka energi kita terpusat padanya. Ketika kita khawatir akan kehilangan nyawa kita, maka kita lakukan apa pun untuk mempertahankan hidup kita. Ketika kita khawatir akan hari esok, maka energi kita terkuras pada hari esok, sesuatu yang belum tiba atau bahkan tak akan pernah tiba. Di kota besar, para orangtua bekerja keras untuk memastikan masa depan anak-anaknya terjamin tidak susah. Orangtua bekerja berangkat subuh pulang malam. Di akhir minggu mereka pergi ke mall untuk quality time keluarga. Mereka makan bersama. Tetapi lihatlah, di meja makan itu masing-masing anggota keluarga tertunduk tanpa bicara, mereka sibuk dengan gadget masing-masing. Melalui ayat ini Yesus seolah mau katakan, nikmati, syukuri, dan maknailah hari ini. Bercandalah dengan keluarga. Ajaklah anak-anak bermain di dunia nyata, bukan dunia maya. Mengapa? Sebab hari ini tidak akan pernah kembali lagi. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ. 417:1 SERAHKAN PADA TUHAN
Serahkan pada Tuhan seluruh jalanmu; kuatirmu semua ditanggungNya penuh
Sedangkan angin laut dituntun tanganNya, pun jalan di depanmu, Tuhan mengaturnya.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s