Tuhan Raja Damai


Mikha 5:4a
Dan dia menjadi damai sejahtera.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 246:3 YA ALLAH YANG MAHATINGGI
Ya Allah yang Mahasuci, Engkau turun ke dunia ini; Kau menyala bagaikan api
memurnikan nurani kami, mengobarkan semangat kami agar kami menjadi b’rani
Utuslah kami ke dunia ini dengan kuasaMu.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 16:1-22

TUHAN RAJA DAMAI

Dalam perjalanannya, bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah ternyata lebih sering memberontak ketimbang taat kepada Allah. Para raja Israel dan imam silih berganti. Banyak di antara mereka yang melakukan ketidakadilan, menyembah baal sedangkan beberapa nabi bernubuat palsu, mengatasnamakan TUHAN untuk memperdaya dan menyesatkan rakyat yang lemah.

Berulang kali TUHAN memperingingatkan bangsa Israel untuk bertobat, namum mereka tidak mengindahkan dan tetap memberontak. Akhirnya TUHAN menghukum mereka, termasuk ketika TUHAN mengijinkan bangsa Israel terbuang ke Babel selama tujuh puluh tahun. Ketika Allah menghukum bangsa Israel, mereka sangat menderita dan sengsara. Karena itu, mereka mengharapkan akan datangnya seorang pemimpin yang akan melepaskan mereka dari penderitaan dan sengsara serta memerintah mereka dalam kebenaran yang akan memberikan damai sejahtera.

Ketika kehidupan bangsa Israel berada pada titik terendah, tidak ada damai sejahtera karena pemimpin dan para nabi palsu tidak berkenan kepada TUHAN. Nas ini merupakan bagian dari nubuatan pada masa nabi Mika. Dimana TUHAN ALLAH menyatakan “Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagiKu seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala (Mika 5:1). Ketika kesusahan, masalah, penderitaan dan sengsara menimpa hidup kita, tentulah hati kita tidak damai sejahatera. Pada saat itu siapa yang menjadi pengharapan kita dan kemana kita mencari damai sejahtera? Nas hari ini mengingatkan dan mengajarkan supaya kita selalu datang kepada Tuhan karena Dialah Raja Damai. Sebagai pengikut Kristus sudahkah kita mengakui dalam hidup ini bahwa Tuhanlah Raja Damai? Amin!

BERDOA

BERNYANYI BE. 195:4 HOLONG DO ROHA
Na ro do Jesus pardameanku Parmahan bolon na burju i
Dibahen i hudok : Holong do roha ni Debatangku tongtong di au

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s