Yang tidak terpandang, tidak berarti, dipilih Allah


1 Korintus 1:28-29
Dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 246:1 YA ALLAH YANG MAHATINGGI
Ya Allah yang Mahatinggi, Kau Pencipta dunia ini; kami juga Tuhan ciptakan
agar Dikau tetap dipuji. Engkau Bapa yang memberkati tiap orang yang rendah hati
Tolonglah kami sekarang ini dan selamanya.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 15:1-18

YANG TIDAK TERPANDANG, HINA, TIDAK BERARTI, DIPILIH ALLAH

Pemberitaan salib menjadi kebodohan bagi yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan adalah kekuatan Allah. Hikmat-filsafat dunia sangat bertentangan dengan pemberitaan Salib Kristus. Bagi orang Yahudi Salib Kristus suatu batu sandungan dan bagi orang Yunani Salib Kristus suatu kebodohan. Namun, Kristus membuktikan SalibNya adalah jalan keselamatan.

Kristus yang tersalib sebenarnya: “untuk menaklukkan kuasa, kekuatan, hikmat dunia-manusia.” Bila hikmat-filsafat dunia-manusia jauh lebih besar dari hikmat Allah, tentu akan meniadakan kehidupan kerohanian. Hikmat dunia tidak membawa manusia semakin mengenal Allah. Yesus berkata: “Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil”. Sangat jauh berbedah hikmat-filsafat dunia dengan hikmat Allah.

Ada tiga hal yang dapat kita lihat dari Salib Kristus (1) Salib Kristus mempermalukan manusia, karena dosa manusialah Yesus tersalib,( 2) Salib mengurangi beban, kuasa manusia, sebab kasih Kristus melalui Salib menggantikan kita orang berdosa, (3) Salib menyadarkan dan memberi hikmat bagi manusia untuk mengasihi Allah. Hikmat manusia tidak mampu mengenal Allah dan keselamatanNya. Hikmat dunia ternyata telah membutakan manusia untuk dapat melihat hikmat yang dari Allah yang menyelamatkan, bahkan apa yang tidak terpandang, hina, yang tidak berarti justru dipilih Allah untuk mempermalukan orang-orang yang berhikmat, kuat di dunia ini serta meniadakan apa yang berarti oleh dunia ini. Karena itu jangan seorang pun memegahkan dirinya dihadapan Allah oleh hikmatnya. Bermegahlah karena Allah memberi hikmatNya pada kita. Amin!

BERDOA

BERNYANYI BE. 344:3 ISE DO ANGKA NASIDA (Ungkap bahal na ummuli)
Haporsuhon do ditaon uju na di tano on. Na marlea nasailaon
gabe hasangapon on. Do turpukna i nuaeng las rohaNa i dibaen.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s