Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku


Mazmur 103:2+4

Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 183:2 MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
SalibMu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam, membuat dosa yang
Tak terperikan di lubuk cinta Tuhan terbenam. Di dalam Tuhan kami balik lahir, insan bernoda
kini berseri, teruras darah suci yang mengalir di salib pada bukit Kalvari.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 10:1-22

PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU

Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Kualitas dan kuantitas kehidupan kita melalui sikap, ucapan, tindakan dan karya sangat ditentukan dari kombinasi kesehatan ketiga hal ini. Tubuh sehat kita peroleh melalui makanan sehat, olahraga dan istirahat yang cukup. Baca lebih lanjut →

Tata Ibadah Persekutuan (Arisan) – Bahasa Indonesia


TATA IBADAH PERSEKUTUAN (ARISAN) KELUARGA/MARGA/PARSAHUTAON

1. PANGGILAN BERIBADAH
P : Horas, bagi kita semua! Saudara-saudara marilah senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Sebab apa yang kita rasakan dan nikmati saat inilah adalah anugerahNya. Dia memberi waktu dan tempat bagi kita. Dia juga memberi kesehatan sehingga kita boleh bertemu satu sama lain dalam rasa persaudaraan. Kiranya damai sejahtera Allah menyertai persekutuan ini dengan kasih dan sukacita. Mari muliakan Tuhan, dan nyanyikan keselamatan yang telah diberikanNya bagi kita. Kita bernyanyi!

2. MENYANYIKAN KJ. NO. 388:1 S’LAMAT DI TANGAN YESUS
S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya. Dalam teduh kasihNya, aku bahagia
Lagu merdu malaikat, olehku terdengar. Dari neg’ri mulia, damai sejahtera
S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya. Dalam teduh kasihNya, aku bahagia Baca lebih lanjut →

Tata Ibadah Persekutuan (Arisan) – Bahasa Batak


PARTORDING NI PARTANGIANGAN PUNGUAN (ARISAN) KELUARGA/MARGA/PARSAHUTAON

1. JOUJOU LAHO MARSOMBA
P : Horas ma di hita saluhutna! Hamu angka dongan sahaporseaon. Manongtong ma hita mamuji jala mandok mauliate tu Debata. Godang ma tongon asi ni roha dohot dengganbasaNa sahat tu hita. Dilehon do partingkian dohot inganan di hita laho marpungu sadari on. Dilehon do nang hahipason umbahen tarbahen hita pajumpang di bagasan las ni roha. Sai asi ni roha dohot dame na sian Tuhanta ma mangaramoti parpunguanta on, jala holong ni rohaNa ma mangarahuti hita marsaor di bagasan las ni roha. Antong tapuji ma Debata na sangap na marmulia i. Marende ma hita!

2. MANGENDEHON BUKU ENDE NO. 581 SANGAP DI JAHOWA
Sangap di jahowa na sun timbul i, balga ni holongNa ndang tarasam i
Dilehon AnakNa na sasada i, manobus hita jolma pardosa
Puji ma Debata ale manisia, las roham las roham somba ma Debata
Dapothon Jahowa na sun timbul i, marhite AnakNa Tuhan Jesus i Baca lebih lanjut →

Cara Melaksanakan Ibadah Harian Keluarga


  1. Mengambil sikap saat teduh.
  2. Kemudian Pemimpin Ibadah membacakan ‘Panggilan beribadah’:
    “Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin”.
  3. Lalu mengajak bernyanyi.
  4. Setelah bernyanyi, Pembacaan Firman (salah seorang anggota keluarga yang telah ditentukan), dengan berkata: Bacaan Firman Tuhan tertulis pada: …….Marilah kita membaca secara responsoria.
  5. Lalu Pemimpin Ibadah membacakan Ayat Renungan, dengan berkata: “Ayat Firman Tuhan yang menjadi renungan bagi kita pada hari ini tertulis dalam:…….(membacakan ayat bagian atas).
  6. Setelah itu Pemimpin Ibadah langsung membacakan penjelasan ayat.
  7. Setelah ‘Amin’, langsung berdoa (dipimpin salah satu anggota)
  8. Begitu selesai berdoa, Pemimpin Ibadah kembali mengajak bernyanyi.
  9. Selesai bernyanyi, Pemimpin Ibadah mengajak untuk mengucapkan Doa Bapa Kami secara bersama-sama.
  10. Setelah ‘Amin’, langsung menyanyikan nyanyian terakhir:
    BE. 36:1 Pasupasu Hami
  11. Ibadah Selesai.
  12. Anggota keluarga saling bersalaman dalam kehangatan berjumpa dengan Tuhan!

Bersukacita Dalam Tuhan


Kisah Para Rasul 3:2+8
Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 183:1 MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
Menjulang nyata atas bukit kala t’rang benderang salibMu, Tuhanku. Dari sinarnya yang
menyala-nyala memancarkan kasih agung dan restu. Seluruh umat insan menengadah ke arah
cahya kasih yang mesra. Bagai pelaut yang karam merindukan di ufuk timur pagi merekah.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 9:1-11

BERSUKACITA DALAM TUHAN

Dalam nas ini Petrus dan Yohannes menyembuhkan orang lumpuh. Hingga sekarang kita masih melihat banyak orang yang sakit/cacat secara pisik. Hal ini memberi pemahaman bagi kita bahwa mengalami sakit adalah bagian dari kehidupan manusia. Hanya bagaimana kita menghadapinya ketika dia datang. Baca lebih lanjut →

Tuhan membersihkan hidupmu


Mazmur 103:12
Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 178:2 KAR’NA KASIHNYA PADAKU
Dengan sabar dan hikmatNya Yesus pimpin hidupku; Firman dan kebenaranNya itulah
peganganku. O, betapa mulia dan ajaib kuasaNya! Kasih Jurus’lamat dunia menebus manusia.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 8:1-18

TUHAN MEMBERSIHKAN HIDUPMU

Saudara, nas ini adalah penggalan syair lagu Daud yang digubahnya untuk memuji kebesaran dan kebaikan Tuhan. Dia mengajak kita memuji Tuhan haruslah dengan jiwa dan segenap batin. Baiklah kita renungakan penggalan lagu Daud ini dari baitnya yang pertama sampai bait ke ketiga belas. Baca lebih lanjut →

Bersyukur dan Berjuang


Di beranda belakang sebuah rumah mewah, tampak seorang anak sedang berbincang dengan ayahnya. “Ayah, nenek dulu pernah bercerita kepadaku bahwa kakek dan nenek waktu masih muda sangat miskin, tidak punya uang sehingga tidak bisa terus menyekolahkan ayah. Ayah pun harus bekerja membantu berjualan kue ke pasar-pasar,” tanya sang anak. “Apa betul begitu, Yah?”

Sang ayah kemudian bertanya, “Memang begitulah keadaannya, Nak. Mengapa kau tanyakan hal itu anakku?”
Baca lebih lanjut →