Bersukacita Dalam Tuhan


Kisah Para Rasul 3:2+8
Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 183:1 MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
Menjulang nyata atas bukit kala t’rang benderang salibMu, Tuhanku. Dari sinarnya yang
menyala-nyala memancarkan kasih agung dan restu. Seluruh umat insan menengadah ke arah
cahya kasih yang mesra. Bagai pelaut yang karam merindukan di ufuk timur pagi merekah.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 9:1-11

BERSUKACITA DALAM TUHAN

Dalam nas ini Petrus dan Yohannes menyembuhkan orang lumpuh. Hingga sekarang kita masih melihat banyak orang yang sakit/cacat secara pisik. Hal ini memberi pemahaman bagi kita bahwa mengalami sakit adalah bagian dari kehidupan manusia. Hanya bagaimana kita menghadapinya ketika dia datang.
Si sakit yang diceritakan di sini tidak menyerah dengan keadaan karena sakitnya, tetapi hidup berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya, sembari mengharapkan kesembuhan. Kemungkinan keluarganya juga orang yang tidak mampu. Sebab, mereka harus sibuk setiap hari mengantar-jemputnya ke gerbang Bait Allah mengharapkan belas kasihan. Ketika itulah Petrus dan Yohanes melihat dan merasa kasihan kepada orang cacat tersebut. Kedua Rasul itu berkata: “Kami tidak punya emas maupun perak tetapi apa yang kupunyai kuberikan kepadamu, demi nama Yesus Kristus orang Nazareth itu, berjalanlah.” Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Seketika itu pula dia meloncat berdiri dan berjalan kian kemari lalu mengikuti mereka masuk ke Bait Allah sambil melompat-lompat kegirangan.

Saudara! Beragam pergumulan yang kita alami dan itu bisa membuat kita jadi sakit dan lemah tak berdaya. Mengharapkan belas kasihan Tuhan dan selalu berusaha adalah cara yang terbaik dan terampuh untuk menghadapinya. Tuhan sanggup pulihkan keadaan kita yang lemah, sakit dan yang rusak akibat dosa dan kejahatan kita. Bahkan Allah telah membuktikan diriNya menjadi Juruselamat melalui Yesus Kristus yang turun ke dunia menjadi penolong, penghibur dan penjamin masa depan umat yang percaya. Karena itu apapun yang terjadi bersukacitalah di dalam Tuhan. Dialah Tabib Yang Ajaib. Amin!

BERDOA

BERNYANYI BE. 733:3 DULO MA AU ON O TUHAN
Denggan ni basaM O Tuhan, papos rohangkon, mandapothon Ho o Tuhan pahisar au on
Jesus Tuhan bege anggukkon, ro do Ho tu angka dongan topot nang au on.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s