Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

MILIKILAH KARAKTER KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-223:1 – Husomba Ho Tuhan
Hu somba Ho Tuhan tangihon au
SangkapMu ma tongtong pasaut tu au
Lam ganda baenonMi holong ni rohangki
Sai lam gandai holong tu Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Tim. 2:23-26 (Pagi)
Yos. 2:8-14 (Malam)

RENUNGAN
Efesus 4:32
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

MILIKILAH KARAKTER KRISTUS
Kita harus sadar, musuh kita bukanlah saudara-saudara seiman kita. Musuh kita bukanlah umat beragama lain yang berbeda keyakinan. Musuh kita bukanlah orang-orang yang melukai dan menyakiti hati kita. Musuh kita adalah kebencian yang ada dalam diri kita sendiri. Jika di masa-masa lalu terjadi kegeraman, pertikaian, saling membenci, saling memfitnah di antara keluarga, teman, rekan sepelayanan atau di mana saja, apakah sampai hari ini rasa itu masih tertanam di dalam kita, sehingga timbul suatu akar pahit? Apakah kita terus diam saja dan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa, padahal di hati kita masih berkemelut rasa dendam, pahit dan sakit hati? Sebagai anak-anak Tuhan kita tidak boleh terus-menerus menyimpan akar pahit itu. Harus segera dibereskan! Kita harus dengan rendah hati datang kepada Tuhan Yesus dan membuka hati kita untuk dijamah dan diselidiki oleh Roh Kudus sehingga kita menyadari segala perbuatan salah kita dan bukan sebaliknya: kita tetap merasa benar dan menyalahkan orang lain. Jika telah diperdamaikan atau ditegur oleh pihak lain demi kebaikan kita janganlah kita marah dan dendam. Ingat, “Apabila kamu menjadi marah, janganah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.” (Ef. 4:26-27). Sebaliknya “…hendakah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efesus 4:32).

Saudara, jangan pernah berharap Tuhan akan mengampuni kita apabila kita tidak mau mengampuni orang lain. Ditegaskan kembali demikian: “…jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang. Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Mat 6:14-15). Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-300:1 Andaikan Yesus, Kau bukan milikku
Andaikan Yesus, Kau bukan milikku dan tak Kau b’rikan darah-Mu bagiku. Kemana aku mohon pengampunan dan perlindungan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

TETAPLAH BERBUAT BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-691:1 Hupasahat ma tu Jesus
Hupasahat ma tu Jesus saluhutna ngolungki. Roha nang pambahenanku, saluhutna tingkingki. Hupasahat ma tu Jesus saluhutna diringki, hupasahat ma tu Jesus saluhutna ngolungki.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 25-34-40 (Pagi)
2 Taw. 10:1-8 (Malam)

RENUNGAN
1 Tesalonika 5:15
Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

TETAPLAH BERBUAT BAIK
Untuk berbuat baik kepada orang yang baik adalah lebih mudah melakukannya daripada berbuat baik kepada orang yang berbuat tidak baik kepada kita. Namun bila kita berbuat baik hanya kepada orang yang baik…seperti umumnya sikap orang kepada sesamanya, maka apakah perbedaan kita sebagai pengikut Kristus? “Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian” Luk 6:33.

Nas bacaan pagi hari ini, Tuhan Yesus memberi petunjuk dalam khotbah-Nya, antara lain perbuatan baik apa saja yang dapat kita lakukan. ”Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum ; ketika Aku orang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku” Mat 25: 35-36. Kita diminta memberi pertolongan bagi sesama kita seperti kebutuhan hidup yang mendasar yaitu: makanan, minuman dan pakaian. Kita juga dapat mendoakan, mendukung, memberi kekuatan ketika mereka menderita sakit dan terasing. Bila kita melakukan kepada sesama manusia adalah melakukannya seperti untuk Tuhan (Kol 3: 23). Diakoni salah satu tugas gereja yang benar. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalamnya”. Ef 2:10. Kita dipanggil dan dipilih Tuhan adalah teman sekerja Allah untuk melakukan yang baik, maka tetaplah berbuat baik, Tuhan pasti akan memberi kekuatan dan kemampuan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-424:2 Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain. Bersinar bersinar, itulah kehendak Yesus; bersinar, bersinar aku bersinar terus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH HARIAN KELUARGA


  1. Mengambil sikap saat teduh
  2. Pemimpin ibadah membacakan, “Panggilan beribadah: Kita Hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin!”
  3. Menyanyikan pujian bersama sesuai lagu yang ditentukan
  4. Membaca Firman Tuhan (salah seorang anggota keluarga yang telah ditentukan), dengan berkata: Bacaan Firman Tuhan tertulis pada …, marilah kita membacanya secara responsorial.
  5. Pemimpin ibadah membacakan ayat renungan dengan berkata, “Ayat Firman Tuhan yang menjadi renungan bagi kita pada hari ini tertulis dalam …“ (membaca ayat bagian kanan atas).
  6. Pemimpin ibadah melanjutkan dengan pembacaan penjelasan ayat renungan
  7. Pembacaan penjelasan ayat renungan diakhiri dengan kata, “Amin!” Kemudian dilanjutkan dengan berdoa oleh salah seorang anggota keluarga)
  8. Setelah selesai berdoa, pemimpin ibadah kembali mengajak bernyayi.
  9. Selesai bernyanyi, pemimpin ibadah mengajak bersama-sama mengucapkan Doa Bapa Kami.
  10. Setelah, “Amin!” Semua menyanyikan lagu nyanyian bagian akhir.
  11. Ibadah selesai.
  12. Seluruh anggota keluarga bersalaman dalam kehangatan berjumpa dalam Tuhan!

KERJA ADALAH IBADAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-24:1 Tuhan Debata
Tatap hami on na pungu di son; Ai na naeng pujionnami denggan ni basaM di hami. Tatap hami on na pungu di son.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 3:1-9 (Pagi)
Yeh. 20:18-20 (Malam)

RENUNGAN
1 Petrus 2:18
Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis.

KERJA ADALAH IBADAH
Petrus menasihati para pekerja Kristen untuk belajar melakukan hal yang baik terkait pekerjaannya. “Karena itu apa yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan kepada manusia (Yak.3:23). Petrus bergumul untuk memberikan penghiburan kepada budak-budak ini di dalam keadaan yang seperti itu. Sekarang ini tidak ada lagi perbudakan, namun bagian ini tetap relevan karena kita hidup dalam jejaring ordo. Adakalanya kita punya atasan yang bukan baik dan peramah, dan adakalanya atasan yang dalam bagian ini dipakai istilah ‘bengis’, lalu bagaimana kita musti bersikap terhadap atasan tersebut?

Petrus mengatakan bahwa kita tetap harus belajar tunduk, dengan penuh ketakutan, karena pada dasarnya kita takut kepada Tuhan, kita mengasihi Tuhan; oleh karena itu kita belajar juga menghargai semua orang. Petrus juga mengingatkan agar memegang teguh etos kerja, dan membangun hubungan baik dengan sesama. Sayangnya dunia kita saat ini sedang dilanda jiwa fundamentalis akut, akibatnya setiap berbeda dianggap musuh. Kemana-mana telinga ditutupi hanset, sebuah ketidakpedulian, akibatnya telinga menjadi tuli. Kesibukan yang padat membuat kita tidak mendengar. Telinga kita ditutup oleh rasa sentimen tidak mau mendengar apapun. Mulut tetap berkomentar, cepat menyambar, cepat membakar. Orang bicara ke sana-sini seenaknya atas kebenarannya sendiri, bicara membuli, menghasut orang, telinganya sulit mendengar. Karena itu marilah kita berdoa seperti doa Fransiskus Asisi yang berbunyi.” Tuhan, berikan saya kekuatan untuk menerima hal-hal yang tidak dapat aku ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang dapat aku ubah, dan hikmat untuk mengetahui perbedaannya” Kerja adalah ibadah, karena itu, bekerjalah untuk Tuhan dan sesama . Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-457:1 Ya Tuhan Tiap Jam
Ya Tuhan tiap jam, ku memerlukan-Mu. Engkaulah yang memb’ri
sejahtera penuh. Setiap jam ya Tuhan, Dikau kuperlukan
Ku datang, Juruselamat, berkatilah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

RAMAH ITU SUCI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-14:1 Puji Hamu Jahowa Tutu
Puji hamu Jahowa tutu, Pardengganbasa, Parasiroha salelengna i. Pardengganbasa i, parasiroha i.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Yoh. 3:11-18 (Pagi)
Mika 2:12-13 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 15:26
Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci.

RAMAH ITU SUCI
Hal pertama yang dilakukan agar kita ramah adalah tidak gampang curiga, tidak gampang berprasangka, dan tidak gampang berpikiran negatif. Dengan berlaku ramah maka tutur kata dan prilaku kita sehari-hari akan nyata bukan berdasarkan rancangan jahat yang dapat menyesatkan, tetapi hubungan yang murni dan suci tanpa disertai tipu daya. Firman Tuhan mengatakan, “hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (Efesus 4:32).

Kedua, dengan berlaku ramah akan tumbuh sifat lemah lembut. Di hadapan Tuhan kita mampu merendahkan diri, maka di hadapan sesama pun kita pasti tidak akan pernah menganggap diri lebih dari orang lain atau menyombongkan diri. “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Lukas 18:14b). Bersikap ramah pasti akan berlaku hormat, lemah lembut dan manis budi terhadap semua orang. Rancangan dan perkataan orang yang suci adalah ramah seperti diri mereka sendiri, murni, jujur, dan tulus, yaitu perkataan yang ramah dan rancangan yang menyenangkan, yang berkenan bagi Allah yang kudus, yang bersukacita atas kesucian. Rancangan dan perkataan orang jahat, yang sama seperti diri mereka sendiri, jahat, bertujuan menyakiti, serta bermaksud buruk. Itu semua merupakan kekejian bagi TUHAN. Oleh karena itu, marilah kita terus menerus hidup berlaku ramah karena bukan hanya orang yang mengagumi kita tetapi Allah pun akan mengangumi. Mau?

BERDOA

BERNYANYI KJ- 2:1 Suci, Suci, Suci
Suci, suci, suci Tuhan Mahakuasa. Dikau kami puji di pagi yang teduh. Suci, suci, suci murah dan perkasa
Allah Tri Tunggal, Agung nama-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

MENIRU KARAKTER YESUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-12:1 Dipuji Rohangkon do Ho
Dipuji rohangkon do Ho, Jahowa Tuhanki
Huhut hubaritahon do sude pambaenanMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Kol. 3:12-17 (Pagi)
Ul. 22:1-4 (Malam)

RENUNGAN
Efesus 4:2
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

MENIRU KARAKTER YESUS
Kata hendaklah adalah kata perintah yang sudah barang tentu si pemberi perintah menginginkan yang diperintah melaksanakannya. Paulus meminta kepada jemaat Efesus tanpa beban karena dia tidak asal perintah tapi sudah melaksanakan lebih dulu. Paulus masuk penjara karena memberitakan injil. Dan melalui injil itulah jemaat diperdamaikan dengan Allah.

Paulus meminta jemaat hendaklah rendah hati, lemah lembut, dan sabar (=outcome-manfaat). Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu (=output-hasil). Unsur-unsur inilah yang diyakini Paulus dapat memelihara hubungan baik antar jemaat sebagai buah dari pelayanannya. Demikian juga kita jemaat HKBP Serpong. Perintah inilah yang disampaikan Yesus yang telah mati bagi kita karena dosa-dosa kita mengatakan hal yang sama hendaklah (outcome-manfaat) dan (output-hasil) dilaksanakan. Sebagai perintah Yesus yang telah berbuat lebih dulu kepada kita tentu kita akan melakukannya dengan taat dan penuh sukacita. Hubungan yang baik akan tercipta di antara kita jemaat. Tidak berlebihan hal tersebut menjadi legacy yang akan kita tinggalkan bagi anak cucu kita sebagai contoh dan teladan untuk kembali dilaksanakan oleh mereka. Mulialah Tuhan melalui ketaatan kita melakukan perintah-Nya dalam berjemaat, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-406:1 Ya Tuhan Bimbing Aku
Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga ‘ku selalu bersama-Mu. Engganlah ‘ku melangkah setapak pun
‘pabila Kau tak ada di sampingku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

HOAX NO, KEBENARAN YES


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-369:1 O Jesus Panondang
Na marhahaanggi, hita sasude. Ndang mardia imbar manang ise pe. Asing be hatanta, nang luatta pe. Sada do Amanta i taingot be.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 4:11-12 (Pagi)
Gal. 2:11-14 (Malam)

RENUNGAN
Titus 3:2
Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang.

HOAX NO, KEBENARAN YES
Belakangan ini kita sering mendengar kata hoax . Kurang lebih artinya fitnah. Fitnah berakar dari dusta. Kata Yunani yang dipakai untuk dusta adalah “Pseudomartureo” yang juga berarti bohong, tidak benar, khianat, tidak setia ataupun palsu. Sedang hoax merupakan serapan dari bahasa Yunani “Hocus” yang artinya menipu. Hoax dimaksudkan untuk menipu orang lain dengan menyebarkan informasi palsu. Benang merahnya, fitnah dan hoax sama-sama dilandaskan pada dusta, sesuatu yang palsu dan menipu. Motifnya macam-macam. Bisa urusan bisnis, politik, agama, menjatuhkan kredibilitas orang lain, membunuh karakter, dan sebagainya.

Alkitab menyatakan perilaku ini sangat terlarang dan harus kita jauhi. Mengapa? Pertama, fitnah, hoax dan sejenisnya adalah ciri khas Iblis dan mereka yang melakukannya adalah ‘anak’ Iblis (band. Yoh 8:44). Kedua, fitnah dan hoax itu menimbulkan pertengkaran dan perpisahan. Fitnah dan hoax memang ditujukan untuk menipu orang lain dan menyebabkan perpecahan. Amsal 16:28 berkata orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang karib. Fitnah itu seperti gada atau pedang atau panah yang tajam (Ams. 25:18), ia sangat melukai. Lantas, apakah ganjaran bagi si pemfitnah atau penyebar hoax? Pertama, pemfitnah akan dipermalukan dan dijauhi. Kedua, pemfitnah kehilangan peluang masuk ke dalam kerajaan Allah. Ketiga, pemfitnah akan dihukum berat oleh Tuhan. Paulus menuturkan bahwa orang yang memfitnah orang lain layak mendapat hukuman dari Tuhan. Fitnah atau berita bohong (hoax) merusak sendi-sendi kehidupan bangsa, masyarakat, gereja, keluarga, dan pribadi. Maka, seharusnyalah kita menghindarinya dan sebagai anak Tuhan hendaklah kita hidup dalam damai dan rukun. Hindarilah fitnah dan pertengkaran. Hendaknya kita hidup damai dan kasih serta memegang teguh Firman Tuhan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-419:1 Yesus Pimpinlah
Yesus pimpinlah kami s’lamanya. Hanya di Kau kami ikut, di sepanjang jalan hidup. Tuntun umat-Mu, masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin