Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

PERTOLONGAN TUHAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 293:1. “Puji Yesus”
Puji Yesus! Pujilah Juru Selamat! Langit, bumi, maklumkan kasihNya
Haleluya, nyanyilah para malaikat. Kuasa hormat b’rilah kepadaNya
Selamanya Yesus Gembala kita, siang-malam kita didukungNya
Puji Dia b’ritakanlah keagunganNya! Puji Dia, mari bernyanyilah!

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Yesaya 50:4-9a
 Malam : Yohanes 13:1-17

03. Renungan: Mazmur 70:6
Tetapi aku ini sengsara dan miskin ya Allah, segeralah datang ! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku; ya TUHAN, janganlah lambat datang!

Mazmur ini tergolong dalam salah satu mazmur ratapan karena di dalamnya ada seruan meminta pertolongan Allah, yang oleh Daud meminta Allah segera menolong dan menyelamatkannya dari maut. Landasan kegembiraan Daud adalah Allah. Sebab, Allah tidak mengecewakan orang yang sungguh-sungguh mencari dan berharap kepada-Nya. Karena karya Allah hadir dalam kehidupan mereka. Dalam sukacitanya, Daud merendahkan diri di hadapan Allah. Ia mengungkapkan dirinya sebagai manusia fana dan miskin. Kefanaan Daud membuat dirinya memusatkan hidup dan keselamatannya pada Allah. Tanpa arogansi dan pemaksaan kehendak, Daud menyerahkan semua keputusan kepada Allah. Ia percaya bahwa pertolongan Allah tepat pada waktunya. Nats ini mengingatkan kita agar selalu berpengharapan akan pertolongan Tuhan saja, Allah kita adalah segalanya. Ia tahu segala yang ada pada kita. Bahkan di dalam Lukas 12:7 dikatakan “bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya”. Tidak ada yang terlepas dari pandangan Tuhan kepada kita. Belum lagi jika kita melihat kasih yang tak terhingga dari Allah kita. Ia rela menebus kesalahan dan dosa kita dengan karya Yesus di kayu salib. Adakah kasih yang lebih besar dari kasih Allah kita di dunia ini? Oleh karena itu jangan pernah lagi meragukan kebesaran dan keagungan Allah, intinya berpengharapan yang penuh terhadap pertolongan Tuhan saja. Sebab pertolongan Tuhan adalah yang terbaik dan jangan pernah meragukannya.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 464:1. Huboan ma diringku
Huboan ma diringku Tuhan hibul tu Ho. Ai au do tinobusMu umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, di son managam, au TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

06. Doa Bapa kami – Amin.

SALIB LAMBANG KEKUATAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 287b:1. “Sekarang Bersyukur”
Sekarang bersyukur, hai hati mulut tangan
Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Di b;riNya kita pun anug;rah dan berkat
Yang tak terbilang t;rus, semula dan tetap.

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Yesaya 49:1-7
 Malam : Yohanes 12:20-36

03. Renungan: 1 Korintus 1:18.
Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah

Setiap malam, Howard dan Mel sering mengunjungi bar-bar murahan di wilayah Grand Rapids, Michigan untuk melewatkan satu hari lagi yang menyedihkan. Akhirnya, karena terlalu kecewa oleh hidupnya yang sia-sia, Mel naik kereta ke Chicago, tempat yang diharapkannya dapat mengakhiri semua itu. Akan tetapi, saat ia berjalan dengan bertelanjang kaki di tengah badai salju di Chicago tahun 1897 untuk bunuh diri di Danau Michigan, ia dihentikan oleh seorang pekerja dari Pacific Garden Mission. Mel masuk ke dalam gedung, mendengarkan Injil, dan menerima Kristus sebagai Juru Selamatnya. Kemudian, Mel kembali ke Grand Rapids untuk merintis sebuah misi. Howard mendengar bahwa Mel diselamatkan dan tidak mabuk-mabukan lagi. Namun, bukannya percaya kepada Yesus, Howard justru hanya menertawakan “Mel Tua”. Baginya, “pemberitaan tentang salib … adalah kebodohan” (1 Korintus 1:18). Akhirnya, Howard menelan akibat dari kebiasaannya mabuk-mabukan, dan ia pun bunuh diri.
Lebih dari seratus tahun kemudian, Lembaga Misi Mel Trotter masih menyambut orang-orang yang memerlukan tempat tinggal dan yang membutuhkan Yesus. Dan seratus tahun kemudian, keluarga kami masih berduka atas kematian Howard. Ia adalah kakek dari istri saya. Seperti Mel dan Howard, kita pun mempunyai pilihan. “Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap tinggal di atasnya” (Yoh 3:36. Jalan salib adalah jalan yang dipakai Allah untuk menyelamatkan manusia. Kematian Kristus di kayu salib menjadi korban penghapusan dosa yang sekali untuk selamanya demi menyelamatkan manusia. Manusia berdosa adalah budak dosa dan manusia diperhamba dosa, karena itu Kristus telah menebus kita dari perhambaan dosa dan kita menjadi milik Kristus. Amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 118:2. Paian ma di hami
Paian Tuhannami hataM di hami be
Asa martua hami, nueng nang sogot pe

06. Doa Bapa kami – Amin.

DIPANGGIL MENJADI TERANG


Saat Teduh …………..

01. Nyanyian KJ. No. 285:1. “Tuhankulah Gembalaku”
Tuhankulah Gembalaku; olehNya ‘ku ten’ram
Di padang hijau yang segar, di pinggir air tenang

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Mazmur 36:5-11
 Malam : Ibrani 9:11-15

03. Renungan: Yesaya 42:6.
“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa

“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara. Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkan-nya kepadamu.” Yesaya 42:6 menegaskan panggilan Allah bagi Israel, yang tentu juga berlaku bagi gereja, “Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.” Undangan untuk menjadi terang ini paralel dengan Yesaya 49:6, “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku … Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”
Hendaklah kita yang percaya kepada Yesus Kristus membawa terang dalam kondisi dunia yang berubah-ubah. Maka segala bangsa akan melihat terang itu, seperti perkataan nabi Yesaya “Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.” (Yes 9:2). Tugas kita sekarang adalah menjadi pemberita-pemberita kabar baik. Hanya melalui Sang Hamba semua manusia dapat datang dan menyembah Allah satu-satunya. Amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 231 Ida hinadenggan ni
On ma na di rohangki. Jesus ima Tuhanki
Mago pe portibi on, tu Ibana rohangkon

06. Doa Bapa kami – Amin.

SERAFIM & KERUBIM


MINGGU PALMARUM
(MAREMARE)

Topik: Ida ma, na ro do Rajam
(Sambutlah, Rajamu datang)

Warna Tutup Altar : Na Violet (Ungu)
Warna Kekudusan dan Keagungan

Ev. Yohanes 12:12-19
Ep. Yesaya 52:7-12

SERAFIM & KERUBIM

Merupakan kelompok malaikat yang melayani Allah, mereka ini bersayap. Contoh, reprensestasi KERUBIM dibuat di Kemah Suci di padang belantara. Dua Kerub yang terbuat dari emas ditempatkan di kedua ujung Tutup Pendamaian, di atas tabut perjanjian, di dalam tempat yang maha suci (Kel 25:17-22; 1 Tawarikh 28:18; Ibrani 9:5).
Ketika Salomo membangun Bait Suci, dibuatnya dua kerub dari kayu minyak dan dilapisi dengan emas, masing-masing 10 hasta tingginya, dengan kedua sayap panjangnya 10 hasta (1 Raja 6:23-28). Pertanyaannya, apakah semua malaikat punya sayap? Kita tidak dapat memastikannya. Ketika beberapa perempuan di Minggu pagi subuh datang menengok kubur Yesus, mereka dapati seorang malaikat telah menggulingkan batu penutup kubur itu, serta berkata kepada mereka, “Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit.” (Mat 28:1-5). Namun kitab Markus 16:1-6, malaikat ini disebut “seorang muda yang memakai jubah putih” (yang kemungkinan dalam penampakan itu tidak bersayap). Mungkin rupanya saat itu kelihatan muda. Dengan kata lain, disimpulkan, malaikat-malaikat dapat mengambil rupa dalam berbagai bentuk –rupa– menurut apa yang Allah kehendaki.

HARINYA TUHAN


Saat Teduh ………..

01. Nyanyian KJ. No. 8:1. “BagiMu Tuhan nyanyianku”
BagiMu Tuhan nyanyianku, karena setaraMu siapakah?
Hendak kupuji Kau selalu; padaku Roh Kudus berikanlah
Supaya dalam Kristus, PutraMu, kidungku berkenan kepadaMu

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Ratapan 3:55-56
 Malam : Markus 10:32-34

03. Renungan: Mazmur 118:24.
Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.

Renungan hari ini merupakan bagian Nyanyian Pujian Nabi Daud yang bersyukur atas kebaikan dan kesetiaan Tuhan menolong umat yang percaya kepadaNya. Nyanyian ini juga biasa dibawakan oleh Bagsa Israel dalam peringatan Hari Paskah bagi Umat Yahudi yaitu peringatan ketika mereka dengan pertolongan Tuhan terbebas dari perbudakan di Mesir. Hari yang sangat istimewa bagi umat yang percaya kepada Tuhan karena dijadikan Nya suatu Hari khusus sebagai Hari Tuhan untuk bersyukur atas keselamatan yang Tuhan telah berikan bagi umatNya. Dalam kehidupan kita di saat ini, sangatlah kita rasakan pertolongan Tuhan hari demi hari, hingga saat ini pun kita masih diberi kesempatan untuk menikmati kehidupan ini. Banyak peristiwa yang telah kita alami, berbagai masalah kehidupan (kesehatan, ekonomi, pekerjaan, rumah tangga, dll) datang silih berganti seakan menghimpit dan mengancam kehidupan kita bahkan terkadang kita sampai terjatuh dan terpuruk. Namun tetap sepanjang kita percaya akan pertolongan Tuhan, kita akhirnya memperoleh kemenangan dan kelegaan. Sudah sewajarnyalah kita memanfaatkan Hari Minggu sebagai Hari Tuhan dimana kita hadir dan berkumpul bersama teman-teman seiman melakukan kebaktian Minggu untuk menyembah, memuji dan berdoa kepada Tuhan. Membersihkan diri dari noda-noda dosa yang mungkin kita lakukan di hari hari sebelumnya. Dan di Hari Tuhan itu kita bisa merasakan suatu sukacita besar yang mengalir dalam diri kita, karena di hari itu kita memperoleh penguatan iman daripada Tuhan. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik (Mzm 118:1). Amin

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 227:3. Jesus ngolu ni tondingku
Jangkon au baen siseanMu, na girgir tu podaMi
Sai surdukkon ma tanganmu, asa tong hutiop i.

06. Doa Bapa kami – Amin.