HIDUP KEKAL DALAM KRISTUS


Saat Teduh….…………

01. Nyanyian KJ. No. 19:1. “Tuhanku Yesus”
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan manusia,
Kau kukasihi, Kau junjunganku, bahagia aku yang baka.

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Kejadian 27:30-38.
 Malam : Kisah Para Rasul 1:1-5.

03. Renungan: 1 Yohanes 5:11.
Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakn hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

Nats 1 Yohanes 5 ini merupakan kesaksian rasul Yohanes tentang siapa sesungguhnya Anak Allah. Rasul Yohanes menjelaskan bahwa kehidupan kekal hanya dapat diperoleh oleh Anak Allah. Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Karena hidup kekal diberikan dalam Anak Allah. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barang siapa tidak memiliki Anak (Allah), ia tidak memiliki hidup. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah.Yohanes 3:36. Jika kita percaya kepada Allah maka kita akan taat kepada-Nya sebagai bukti, ujud dari kepercayaan kita sebagai anak Allah. Sedikitnya ada empat hakikat, karakter anak Allah yaitu: Hidup dalam ketaan. “Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih”Epesus 5:1. Hakikat anak Allah yang kedua yaitu; Setia dan taat kepada Allah jika tidak ia bukan Anak Allah, tetapi anak iblis. Yohanes 8:44. Yang ketiga, anak Allah mamatikan hawa nafsunya, tidak hidup dalam daging akan tetapi hidup dalam roh, dan Anak Allah hidup dalam kekudusan, artinya terpisah, dipisahkan dari dosa, perbuatan jahat,tidak serupa dengan dunia ini. 2 Kor 6:17-18; Rom 12:2. “Setiap orang yang percaya mengaku bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.” Karena itu percayalah kepada Kristus bukan sebatas pengakuan mulut, pemahaman, tetapi menjadi pelaku firman Allah, meneladani Kristus supaya kita menikmati hidup bersama dengan Dia sekarang dan selama-lamanya. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 188:1. Jahowa Siparmahan au
Jahowa Siparmahan au, dang hurang manang aha.
Ai nasa jea dipadao do sian dorbiaNa. Tongon dibaen na lomak i,
lao pangoluhon tondingki. Dibaen asi rohaNa.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s