DOSA UMAT TUHAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 299:1. “Besyukur kepada Tuhan”
Bersyukur kepada Tuhan, bersyukur kepada Tuhan
Sebab Ia baik, bersyukur kepada Tuhan.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Efesus 6:1-9.
Malam : Amsal 23:29-35.

03. Renungan: Yesaya 43:24.
Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu.

Sepanjang perjalanan hidup, pikiran kita dipenuhi dengan kekhawatiran akan terjadinya sesuatu yang buruk di masa mendatang. Kadang kita mempunyai bayangan bahwa apabila Yesus datang kembali, segala dosa saya akan terpampang pada suatu layar raksasa sehingga semua orang dapat melihatnya. Namun sekarang kita tahu bahwa Allah memilih untuk tidak mengingat-ingat lagi satu pun dari pemberontakan kita. Setiap dosa kita telah dikuburkan-Nya di tubir laut yang terdalam, dan tidak akan pernah digali dan diungkit lagi. Amy Carmichael menulis, “Beberapa hari yang lalu, aku agak sedih saat memikirkan masa laluku—begitu banyak dosaku, kegagalanku, dan kejatuhanku. Aku sedang membaca Yesaya 43, lalu aku melihat diriku sendiri pada ayat 24: ‘Engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu.’ Lalu untuk pertama kalinya aku menyadari bahwa tidak ada jeda di antara ayat 24 dan ayat 25: ‘Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.’”

Pada saat kedatangan Yesus yang kedua kali, segala sesuatu terang dan tidak ada yang tersembunyi. Orang benar akan menerima pujian dari Allah” (1Kor. 4:5). Pada hari itu pekerjaan kita akan diuji, dan kita mungkin akan menderita kerugian, tetapi kita tidak akan dihukum karena dosa-dosa kita (3:11-15). Jauhilah segala dosa dan kejahatan sebab itu sangat memberatkan dan menggagalkan langkah menuju kehidupan yang kekal. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 227:1. Yesus ngolu ni tondingku
Yesus ngolu ni tondingku, Ho do haporusanki
Gok di Ho na ma diringku, ro di nasa langkaki.

06. Doa Bapa kami – Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s