TABITA (DORKAS)


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No.4:1. “Hai Mari sembah”
Hai mari sembah Yang Maha besar, Nyanyikan syukur dengan bergemar
Perisai umatNya, Yang Maha esa, Mulia namaNya, takhtaNya megah.

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Matius 17:24-27.
 Malam : Amsal 3:1-12.

03. Renungan: Kisah Para Rasul 9:36.
Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita – dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.

Dorkas bukan perempuan yang luar biasa. Satu-satunya keterampilan yang dimilikinya adalah menjahit. Tidak banyak orang yang menghargai kemampuannya dalam hal menjahit karena menurut anggapan umum, kemampuan menjahit memang sudah sewajarnya dimiliki oleh seorang wanita. Oleh karena itu, mudah bagi Dorkas untuk berpikir, “Aku bukan nabi dan aku bukan seorang perempuan yang akan memegang peranan besar. Namun, ada satu hal yang membuat Dorkas melebihi semua perempuan lain adalah ia disebut murid, pengikut Yesus. Inilah yang membuat beda dan menimbulkan dampak besar. Dorkas membuka hatinya bagi Yesus, lalu mengikut Dia. Dorkas menerima Yesus menjadi Juru Selamat dan Tuhannya. Ciri khas yang menonjol dan yang patut dicontoh dari Dorkas adalah ia mewujudkan imannya dalam bentuk pelayanan yang tulus. Ia mengembangkan kemampuan/talenta yang dimilikinya untuk menjadi berkat bagi sesama. Benar!

Ketika Dorkas sakit dan meninggal banyak orang merasa sangat kehilangan. Saat Petrus dan Yohanes sedang melayani di Lida, mereka meminta Petrus untuk datang ke rumah Dorkas dan menghidupkannya kembali. Setelah Petrus menyuruh semua orang itu keluar, ia berdoa dan Allah membuat Dorkas hidup kembali. Kehidupan, kematian, dan kebangkitan Dorkas menjadi berita sukacita bagi kita. Dorkas telah memotivasi dan menginsfirasi kehidupan kaum perempuan sampai saat ini supaya setia kepada Yesus baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan. Hendaklah kita semakin bertumbuh seperti Dorkas, Amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 279:1. Pasahat ma sudena
Pasahat ma sudena na hinolsohonmi. Tu Debata Jahowa Pardenggan basa i
Ai guru di Ibana do tano dohot laut; Lan pe di tahi jolma rohaNa do na saut.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s