MATA IMAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 457:1. “Ya Tuhan tiap jam”
Ya Tuhan tiap jam ‘ku memerlukanMu.
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh
Setiap jam ya Tuhan, di Kau kuperlukan.
Ku datang Juruselamat berkatilah.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Matius 15:1-9.
Malam : Amsal 2:1-15.

03. Renungan: Yohanes 9:25.
Jawabnya: “Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat.

Orang buta yang disembuhkan Yesus ini pernah ditegur, diusir, dan ditolak. , Kita tahu, Yesus datang ke dunia, Dia bergaul dengan orang-orang sederhana, bersekutu dengan orang-orang berdosa, seperti pemungut cukai, para pelacur, dsb. Ini adalah orang-orang yang pernah diusir dalam masyarakat, orang-orang yang dibuang, tapi kemudian diterima oleh Tuhan. Dalam nas ini, seseorang yang tadinya buta secara jasmani kemudian melihat secara jasmani, dan ini adalah tanda (bhs Yun: semeia) yang menunjuk kepada realita yang lebih tinggi, yaitu Pribadi Yesus. Yesus bukan hanya mau menyembuhkan orang yang buta secara jasmani supaya dia bisa melihat secara jasmani, tapi terutama Dia mengeluarkan orang yang berjalan di dalam kegelapan dosa –buta secara rohani supaya dia bisa melihat secara rohani. Kalau cuma buta secara jasmani menjadi melihat secara jasmani, itu memang hal yang luar biasa.

Orang buta yang sudah disembuhkan itu menyadari bahwa mujizat yang ia alami menyadarkan semua orang supaya mereka mengaku dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Mesias, dan Juruselamat dunia. Maka waktu Yesus menanyakan “percayakah engkau kepada Anak Manusia”, Ia menjawab: “Aku percaya, Tuhan!” Siapakah orang yang percaya? Yaitu orang yang terus-menerus diperbaharui penglihatannya akan Kristus, yang tidak statis, yang gambarnya terus berubah. Bukan karena Yesus-nya berubah, melainkan karena pengenalan kita yang semakin lama semakin jelas melihat Kristus. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 277:1. Las situtu rohangku
Marsada roha hita, sitanda Jesus i. Tatiop tong jamita, pasonang roha i
Sai pir tondinta be, sada tongtong rohanta mangihut tu Tuhanta, sihophop sasude.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s