UMAT YANG TERPILIH


Saat Teduh ………..

01. Nyanyian KJ. No. 19 : 1 . “Tuhanku Yesus”
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan manusia,
Kau kukasihi, Kau junjunganku, bahagiaku yang baka.

02. Pembacaan Firman:
Pagi : Matius 11:25-30.
Malam : I Korintus 11:2-16.

03. Renungan: 1 Petrus 2:10.
Kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umatNya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Kita bersyukur karena Allah berkenan menjadikan kita umatNya walau dahulu kita bukan milikNya. Hal ini dilakukannya bagi kita bukan karena kebaikan dan kesalehan atau perbuatan-perbuatan yang baik yang kita lakukan, melainkan hanya semata-mata oleh karena kasihNya. Dahulu kita sesat seperti domba yang tidak memiliki gembala tetapi sekarang bersama Yesus Sang Gembala Agung yang setia. Pemilihan yang kita terima menjadi umatNya waktu menerima baptisan sebagai tanda menerima pengampunan dosa, hidup baru dan kehidupan yang kekal. Masalahnya adalah kita tidak hanya bangga mengatakan kita adalah umat Allah, kita adalah anak-anak Allah, tetapi sebagai tanda kita umat pilihan Allah yang sudah dikasihi Allah, harus ada bukti nyata sebagai tanda kita umat Allah. Dimana kita sebagai umat Allah yang telah dipanggil dari kehidupan kegelapan ke masuk kehidupan yang terang, dari yang tidak percaya menjadi percaya. Oleh karena itu sebagai umat Allah marilah kita berbuat yang baik dihadapan Tuhan dan sesama kita. Sebagai tanda umat Allah pengharapan kita bukanlah di dunia ini tetapi Allah sudah menyediakan kehidupan kekal bagi orang percaya. Dimana Allah telah mengutus Yesus ke dunia ini untuk menyelamatkan kita orang berdosa dan telah menyediakan tempat kita kekal itulah hidup sorgawi. Maka sebagai kita umat Allah marilah kita selalu berlomba-lomba berbuat yang terbaik untuk Tuhan dan sesama kita. Karena melalui iman dan perbuatan kitalah nantinya kita menerima hidup yang kekal. Amen.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 122:1. Ida hinadenggan ni
Ida hinadenggan ni angka na saroha i,
Parpambaenan na burju, nang hataNa pe tutu

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s