MULIAKANLAH TUHAN


Saat Teduh ……………

01. Nyanyian KJ. No. 460:1. “Jika jiwaku berdoa”
Jika jiwaku berdoa kepadaMu Tuhanku, Ajar aku t’rima saja
pemberian tanganMu dan mengaku s’perti Yesus di depan sengsaraNya:
Jangan kehendakku, Bapa, kehendakMu jadilah.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Pengkhotbah 5:1-7.
Malam : 1 Korintus 10:23;11:1.

03. Renungan: Mazmur 29:2.
Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

Pemazmur memulikan dan sujud kepada Tuhan karena kuasaNya mengatasi badai atau taufan yang dilukiskan secara personifikasi, suaraNya seperti guntur menggelegar, penuh semarak yang mematahkan pohon aras bahkan menumbangkan pohon aras Libanon yang sangat kuat dan Allah membuat gunung Libanon melompat lompat seperti anak Lembu, dan gunung Siryion seperi anak banteng. Nada penuh keyakinan terus bercampur-baur dengan frasa-fasa yang menceritakan kemahakuasaan Allah. Tuhan adalah person yang mulia karena Dialah yang layak dimuliakan. Kita diajak untuk memuliakan Tuhan, dan hidup sesuai kebenaran firmanNya (Roma 11:36, I Kor 10:31). Untuk memuliakan Tuhan kita harus berusaha hidup kudus, suci tanpa cela. Hal ini berarti ada tuntutan proses pembaharuan total yang membentuk dan merubah hidup kita dan tidak memberi ruangan sedikitpun pada kedagingan kita, apakah dengan hawa nafsu, dosa, kuasa iblis dan pengaruh roh-roh zaman ini. Ada penyerahan diri secara total. Segala sikap dan perbuatan memuliakan Tuhan sehingga makin banyak jiwa-jiwa yang percaya kepada Tuhan Yesus. Iman dan perbuatan diaflikasikan dalam kehidupan nyata sehingga hidup orang Kristen benar-benar menjadi berkat bagi sesama. Hidup berbagai dan saling menolong terutama kepada mereka yang lemah, putus asa, yang menderita, yang membutuhkan pertolongan. Maka muliakanlah Tuhan dengan suatu aksi nyata bagi orang lain dan jadikan hidupmu menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Amen.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 165:1. O Jesus na pangolu au
Na basa do rohaM di au, o Jesus, Tuhanki,
Di ihuthon Ho au tu na dao, mambuat rohangki.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s