Perisai Iman


BERNYANYI BE. 12:1 Dipuji Rohangkon do Ho
Dipuji rohangkon do Ho Jahowa, Tuhanki. Huhut hubaritahon do sude pambaenanMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Roma 3:21-31
Malam: Yudas 1:20-25

RENUNGAN
Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.
Efesus 6:16

Perisai Iman
Hidup ini adalah suatu peperangan; peperangan antara kebaikan dan keburukan atau kejahatan. Rasul Paulus menggambarkan bahwa kehidupan orang Kristen itu diibaratkan dengan seseorang yang sedang berperang melawan iblis. Sejak dahulu rencana iblis tidak pernah berubah, yaitu ingin menghancurkan, membunuh dan merusak kehidupan manusla. lblis sangat tidak suka kepada orang-orang yang taat dan setia kepada Tuhan. Apalagi kalau mereka adalah orang-orang yang hidupnya begitu efektif dan produktif melayani Allah. Orang-orang seperti ini adalah target utama yang ingin lblis taklukan. Bagi lblis mereka harus dibungkam dan dibuat tidak berdaya atau kalah. Karena itu dipenghujung suratnya kepada jemaat Efesus Paulus memberikan kesimpulan dari seluruh nasehat yang telah disampaikan kepada jemaat Efesus. Kenakanlah, ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah (ay 11,13). Apa sajakah seluruh perlengkapan senjata Allah tersebut? Paulus memakai ilustrasi pakaian seorang tentara pada waktu berperang dengan segala pernak-perniknya, antara lain: lkat pinggang, Kebenaran; baju zirah, Keadilan; kaki yang berkasutkan, kerelaan memberitakan lnjil – dalam segala keadaan kita harus memberitakan Kabar Baik; hidup dalam damai Sejahtera; menggunakan perisai iman sehingga mampu menangkis cobaan dan godaan yang menyerang; Ketopong keselamatan – saat kita mengenakannya, maka sebenarnya kita mengenakan ‘pikiran Kristus` (1 Kor. 2:16); pedang Roh, yaitu Firman Allah (lbr 4:12) serta segala Doa dan Permohonan; Berdoa dalam Roh. Dengan demikian kita dapat bertahan dan dimampukan untuk mengalahkan kekuatan lblis. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-376:1 Ikut Dikau Saja Tuhan
Ikut dikau saja, Tuhan, jalan damai bagiku;
Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu.
Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu:
Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s