ACARA KEBAKTIAN ARISAN PUNGUAN DAN MARGA – Bahasa Indonesia


01. Doa di dalam hati masing-masing … amin

02. Bernyanyi KJ. No. 17 : 1 – 2 “Tuhan Allah Hadir”
1. Tuhan Allah hadir, pada saat ini, hai sembah sujud di sini. / Diam dengan hormat tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia. / Marilah, umat-Nya, hati mu serahakan dalam kerendahan.
2. Tuhan Allah hadir, yang dimuliakan dalam sorga siang-malam. / “Suci, suci, suci” untuk selamanya dinyanyikan malak Sorga. / Ya Allah t’rimalah, Pujian Jemaat beserta malaikat.

03. Invocatio
L : Melalui sukacita yang dari pada Tuhan, marilah kita membuka acara ini, di dalam Nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus.
J : Amin
L : Pertolongan kita ialah di dalam Nama Allah,
J : Yang menjadikan langit dan bumi.
L : Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,
J : sebab untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
L : Hai kaum Israel, katakanlah:
J : sebab untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
L : Tuhan di pihakku, aku tidak takut, apakah yang dapat orang lakukan terhadapku?
J : Tuhan adalah kekuatanku dan nyanyianku, Ia telah menjadi kota bentengku.
L : Haleluya! Marilah kita berdoa:
Tuhan Allah, Bapa kami yang di surga! Segala pujian dan syukur kami persembahkan kepada-Mu. Sebab Engkau telah memanggil dan menetapkan kami menjadi orang yang berpengharapan melalui persekutuan ini. Sungguh kami merasakan penyertaan Tuhan dalam hidup kami, sebab Engkau telah menyatukan kami dalam persekutuan Roh Kudus untuk menjadi satu. Melalui ibadah ini, kami memohon: jadikan kami layak untuk menerima kekuatan dari-Mu, agar kehidupan kami dapat mewujudnyatakan kehendak-Mu. Tuntunlah kami agar langkah dan hati kami tetap satu seperti Engkau di dalam Yesus, dan bersama-sama dengan Roh Kudus, menjadi Raja atas seluruh ciptaan-Mu, sekarang dan sampai selamanya. Amin.

04. Bernyanyi KJ. No. 253 : 1, 5 “Majulah, majulah”
1. Majulah, majulah, maju dalam t’rang permai dan nyalakanlah pelita menantikan Mempelai; sumber Hidup hanya Dia. Umat Tuhan, masuk pintuNya, majulah, majulah!
5. Tumbuhlah, tumbuhlah, tumbu dalam Tuhanmu: Roh dan Hidup kauseraplah; jangan maut kautempuh. Subur oleh kuasa Allah bagai carang hijau s’lamanya tumbuhlah, tumbuhlah!

05. Pembacaan Ayat
L : Nas bacaan dalam ibadah saat ini, tertulis dalam Pilipi 2:1-11. Marilah kita membaca secara berganti-gantian. Beginilah Firman Tuhan: Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
J : karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
L : dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
J : dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
L : Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
J : yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
L : melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
J : Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
L : Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
J : supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
L : dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, serta memeliharanya.
J : Amin.

06. Bernyanyi KJ. No. 372 : 1 – 2 “Inginkah kau ikut Tuhan”
1. Inginkah kau ikut Tuhan? Pikul salib! Jangan bimbang, jangan sungkan: ikut Tabib! Pikullah salibmu saja, ikut terus; lihatlah mahkota Raja agung yang kudus!
2. Haruslah kausangkal diri: pikul salib! Di godaan dunia ini ikut Tabib! Pikullah salibmu saja, ikut terus; lihatlah mahkota Raja agung yang kudus!

07. Doa Syafaat

08. Bernyanyi KJ. No. 249 : 1 “Serikat Persaudaraan”
1. Serikat persaudaraan, berdirilah teguh! Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu. Bersama-sama majulah, dikuatkan iman, Berdamai, bersajahtera, dengan pengasihan.

09. Khotbah atau Renungan

10. Bernyanyi KJ. No. 425 : 1, 3 “Berkumandang suara” persembahan
1. Berkumandang suara dari seberang, “Kirimlah cahyamu!” Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “Kirimlah cahyamu!” Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap. Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
3. Jangan kita tinggal diam mendengar: “Kirimlah cahyamu!” Injil Tuhan haruslah kita sebar, “Kirimlah cahyamu!” Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap. Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.

11. Doa Bapa kami dan Penutup

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s