YESUS DIELU-ELUKAN DI YERUSALEM


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-4: 1 Sai Puji Debata
Sai puji Debata, dibaen asi rohaNa, huhut tongtong basa di nasa tinompaNa. Ria ma hita be mamuji Debata, ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 1: 67-80 (Pagi)
Yer. 33: 14 – 16 (Malam)

RENUNGAN
Matius 21: 9
Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: ”Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!”

YESUS DIELU-ELUKAN DI YERUSALEM
Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion. Bersorak-sorailah, hai putri Yerusalem! Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai beban yang muda. Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim dan kuda-kuda dari Yerusalem; busur perang akan dilenyapkanNya, dan Ia akan memberikan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaan-Nya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi (Zak. 9:9-10). Kejadian ini sudah dinubuatkan oleh Nabi Zakharia dan ternyata benar terjadi seperti yang sudah dinubuatkan. Yesus menunjukkan ketaatan-Nya sebagai anak Allah, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan (Fil. 2 : 5 – 8). Dia datang dengan kesederhanaan, tidak dengan mengendarai kuda perang yang gagah, melainkan keledai beban yang muda. Yesus datang bukan hanya untuk memerangi orang-orang Romawi seperti halnya yang diinginkan oleh orang-orang Yahudi, tapi dunia dari dosa.

Jika kita baca perikop ini secara keseluruhan kita bisa memahami bahwa segala sesuatunya sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan baik, tidak terjadi dengan sendirinya. Allah mempunyai rencana akan hidup kita masing-masing yang tidak dapat kita pahami hanya dengan mengandalkan akal dan pikiran kita semata. Rencana Tuhan akan benar terjadi dalam hidup kita jika kita mau dipimpin oleh Tuhan, taat dan tunduk pada firman Tuhan. Dalam suka dan duka kita senantiasa mengingat Tuhan, karena Dia yang empunya hidup kita akan selalu ada bersama-sama dengan kita, janji-Nya seperti fajar pagi hari, yang tiada pernah terlambat bersinar. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-162: 1 Hosiana! Putra Daud
Hosiana! Putra Daud, memasuki kota Sion. Siap-siaplah engkau atur tahta bagi Dia! Ranting palma taburlah, buka jalan bagi-Nya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s