TUHAN MEMBEBASKAN UMAT-NYA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-302: 1 Binsar Ma Manogot On
Binsar ma manogot on, O Panondang ni Jahowa. Sai sondangi hami on, asa bali sian roha sasude na holom i baenonMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 1: 3 – 11 (Pagi)
Yes. 55: 5 – 7 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 35: 10
Dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

TUHAN MEMBEBASKAN UMAT-NYA
Masa sulit dan kelam dialami bangsa Indonesia saat dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Periode penderitaan yang sangat lama itu membuat mental bangsa Indonesia rusak dan kerdil. Namun berkat anugerah Tuhan, tahun 1945 Indonesia merdeka dari penindasan penjajah. Demikian juga, bangsa Israel pun ditawan dan diperbudak, akibatnya mental mereka rusak dan kerdil. Siang malam menjerit akibat ditindas oleh bangsa Mesir. Seperti gurun pasir, semangat bangsa menjadi kering dan tawar hati. Pasrah dan lemah. Tidak kreatif dan mental budak. Yesaya mengungkapkan penderitaan bangsa Israel yang ingin keluar dari perbudakan. Namun mereka sempat mengandalkan dan berharap pada penguasa Mesir, bukan berharap dan mengandalkan Tuhan. Dalam keadaan demikianlah Yesaya memberikan kabar sukacita tentang pengharapan akan datangnya penolong. Dalam hal ini bangsa Israel diberi pemahaman keselamatan dan kebahagiannya tidak didapat dengan usaha sendiri atau pertolongan bangsa Mesir tetapi Allahlah yang menyelamatkan. Tuhan membawa perubahan. Orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion (ibukota Yerusalem). Kegirangan dan sukacita memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

Pada Minggu-minggu Advent ini, marilah merenungkan pembebasan yang diberikan Tuhan bagi manusia. Allah Bapa yang kudus dan mulia mengutus Anaknya Tuhan Yesus, rela lahir di kandang domba yang hina, agar kita selamat dari perbudakan dosa dan kuasa Iblis. Sebagaimana Bangsa Israel dibebaskan sehingga mereka bersukacita dan bersorak sorai kembali ke Sion, maka hendaknya kita juga pun bersukacita dan bersorak-sorai mensyukuri anugerah Tuhan yang membebaskan kita dari dosa. Amin

BERDOA

Bernyanyi KJ-87: 1 Gapuramu Lapangkanlah
Gapuramu lapangkanlah menyambut Raja Mulia, Sang Maharaja Semesta Dan Juruselamat Dunia; Sejahtera dibawa-Nya. Dengan meriah nyanyilah, terpuji Penebus, Gembala yang kudus

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s