BAIT ROH KUDUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 18: 2. Ungkap Bahal Na Umuli
Nunga ro au, o Tuhanku, ro ma Ho tu au muse. Ai di bagas ingananMu, las ni roha do sude. Sai bongoti rohangkon, baen ma JoroMi dison.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 12:12-31 (Pagi)
Why. 17:7-14 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 6:19
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

BAIT ROH KUDUS
Jika seorang pemilik hotel mengetahui bahwa seorang yang sangat penting akan datang untuk menjadi tamu, tentu saja ia akan dengan senang hati merapikan area hotelnya, merenovasi dan memperbaiki yang rusak, dan memastikan hotelnya dalam kondisi yang sangat baik untuk menerima tamu terhormat tersebut. Mengapa demikian? Karena merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi pemilik hotel untuk menerima tamu agung tersebut! Ketika tamu penting ini datang, ia akan diberikan segala sesuatu yang terbaik, dan akan menempati kamar yang paling indah.

Logika yang sama juga berlaku bagi kita. Ketika kita berkata “Tubuh kita adalah bait Roh Kudus”, itu berarti Roh Kudus secara rohani tinggal dalam tubuh kita. Seperti pemilik hotel yang mempersiapkan hotelnya, kita harus memastikan tubuh kita bersih dari dosa, supaya layak ditempati oleh Roh Kudus. Dengan demikian, maka kita dapat menjadi “bait Tuhan”. Kita juga dapat mengundang Roh Kudus masuk ke dalam tempat yang paling ‘penting’, yaitu hati kita! Kita mengundang Tuhan untuk tinggal di hati kita untuk mengarahkan hidup kita dan mempengaruhi seluruh jiwa kita. Apabila hati dalam keadaan benar, maka tubuh pun juga akan benar. Jika Roh Kudus ada dalam hati, maka Roh Kudus yang memegang kendali hidup, dan hidup sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Karena tubuh ini adalah bait Roh Kudus maka kita harus benar-benar menjaga kebersihannya dan bagaimana supaya Roh Kudus merasa ‘betah’ tinggal di dalam kita. Karena itu janganlah kita menyerahkan anggota-anggota tubuh kita ini kepada dosa apalagi dipakai sebagai senjata kelaliman, melainkan kita menyerahkan anggota-anggota tubuh untuk menjadi senjata kebenaran (Roma 6:13). Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-33: 3 SuaraMu Kudengar
Kaupanggil diriku, supaya kukenal iman, harapan yang teguh dan kasih-Mu kekal. Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; Dalam darah-Mu kudus sucikan diriku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s