HIDUP WAJAR DAN ALAMIAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-194:2 Aut So Asi Roham
Mauliate ma di Ho, o Debata ala basaM. Sibahen dalan i marhite AnakMi tu banuaM.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 5:37-47 (Pagi)
2 Raj. 22:8-20 (Malam)

RENUNGAN
1 Timotius 6:8
Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

HIDUP WAJAR DAN ALAMIAH
Orang-orang dunia merasakan kehidupan ini adalah suatu perjalanan waktu yang kelak suatu saat akan berhenti atau menghadapi kematian. Orang-orang dunia yang merasa sehat, kuat dan pintar berupaya untuk mencari harta yang banyak, kekuasaan yang tinggi dan popularitas yang luas. Sebaliknya orang-orang dunia yang kurang beruntung, sakit-sakitan, tertindas dan terpenjara merasa frustasi, menyia-nyiakan kehidupannya dan tidak berpengharapan.

Kebangkitan Yesus merupakan suatu momentum bagi manusia untuk terbebas dari dosa dan suatu jaminan untuk hidup kekal dan berbahagia. Artinya, kehidupan kita bukan hanya di dunia ini saja tetapi melalui penebusan dosa dalam darah Kristus, kita manusia yang percaya kepada-Nya akan memperoleh hidup yang kekal. Seperti tertulis pada Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Kita yang mempercayai Yesus, sedang berjalan di dunia ini, di atas jalan menuju kehidupan yang kekal. Jalan itu sedang kita lalui pada saat ini, dan jalan yang sama juga akan kita lalui kelak ketika kita telah meninggalkan dunia ini.

Kita hidup di dunia ini bukan sedang menunggu saat-saat kematian. Atau kita hidup di dunia ini bukan sedang mencari kesenangan, mengejar harta dan menumpuk kekayaan. Tentu kita juga perlu hidup sesuai dengan lingkungan dan alam di dunia ini, di mana kita perlu makan, pakaian, rumah dan kebutuhan lainnya agar kita dapat bertahan hidup dan tidak sakit atau menderita. Inilah refleksi dari Nas renungan kita, yaitu bagaimana seharusnya kita melalui kehidupan di dunia ini. Demikian pula tersebut dalam doa Bapa Kami, berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, bukan yang berlebihan, berkelimpahan atau cukup untuk tujuh turunan. Tampilkanlah kehidupan di dunia secara wajar dan alamiah sesuai kebutuhan kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:3 Hidup Kita Yang Benar
Apa arti hidupmu? Bukankah ungkapan syukur, kar’na Kristus, Penebus, berkurban bagimu! Dalam susah pun senang; dalam segala hal aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s