SESAT


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-28:1 – Hata Ni Jahowa
Hata ni Jahowa sipadame jolma, hangoluan i. Halalas ni roha siapuli roha ni na marsak i. Gogo ni Debatangki paluahon na porsea, sian nasa jea

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 17:1-11 (Pagi)
Ul. 30: 1-10 (Malam)

RENUNGAN
Matius 22:29
Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!

SESAT
Dahulu waktu masih aktif bekerja pengalaman pertama mendapat kesempat berkunjung ke luar negeri dengan rombongan. Biasanya setelah tugas-tugas selesai diberi kesempatan untuk melihat-lihat kota tempat berkunjung. Rombongan berangkat ke suatu lokasi yang demikian ramai. Oleh karena pendapat dan keinginan sendiri, saya menyimpang dari rombongan, hati dag dig dug dan khawatir berkecamuk menjadi satu. Tersesat, itulah yang saya alami pada saat itu. Setelah sekian lama dalam kekhawatiran, entah bagaimana dari kejauhan pandangan saya akhirnya tertuju kepada salah satu anggota rombongan dan saya berlari menghampirinya. Pandangan tersebut menghilangkan seluruh kekhawatiran saya, aman!.

Beberapa orang Saduki yang memiliki pendapat dan keinginan bahwa tidak ada kebangkitan dari orang mati bertanya kepada Yesus dengan menyampaikan dalil dari kitab Musa tentang siapakah suami dan istri yang sudah mati kelak pada hari kebangkitan? Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat!” Kata sesat ini tidak mereka pahami dan tidak membuat mereka khawatir karena mereka bergeming dari pendapat dan keinginan mereka tentang tidak ada kebangkitan dari kematian. Demikian juga setiap orang siapapun apabila oleh karena pendapat dan keinginan sendiri membuat sesat, suatu tanda kekhawatiran akan mengingatkan bahwa kita tersesat. Pada saat itulah kita mengangkat wajah dan pandangan kita tertuju kepada Yesus. Saat itu pula rasa khawatir akan hilang dan aman dalam rangkulan-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-242:2 Muliakanlah Allah Bapa
Muliakan Raja Kasih yang menjadi Penebus, yang membuat kita waris Kerajaan-Nya terus. Haleluya, puji Dia, Anak domba yang kudus!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s