LITURGI HKBP: “Warta Jemaat”


Bahagian ini adalah dimulainya bahagian manusia. Pada bahagian inilah hendaknya seluruh Koor yang ada dapat diperdengarkan. Dalam bahagian ini juga diperdengarkan suara rajani serta suara pelayanan diakonia di dalam koinonia dan Marturia. Dengan mendengarkan warta jemaat, kita di ajak untuk membuka mata kita tentang realitas kehidupan orang beriman. Kehidupan persekutuan tersebut hendaknya dilanjutkan ke dalam kehidupan sosial yang sesungguhnya. Sebab tanggung jawab orang beriman bukan hanya di dalam Gereja saja, tetapi harus diwujudnyatakan melalui sikap dalam lingkungan masing-masing. Yeremia 29:7 berkata: “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”. Dengan memahami hal ini kita tentunya memahami, bahwa apa yang diwartakan bukan hanya untuk didengarkan saja, tetapi untuk dilanjutkan melalui pelayanan sosial dari tengah-tengah gereja kepada kehidupan realitas.

Pengumpulan persembahan setelah warta jemaat ini adalah bentuk pelayanan nyata atas berita yang disampaikan dalam warta jemaat. Banyak yang tidak memahami, bahwa ternyata pengumpulan persembahan (dua kantong) setelah warta ini adalah benar-benar theologi. Bukan mengenai uang yang dikumpulkan tetapi jauh lebih dari itu, artinya jemaat benar-benar membuka diri untuk membantu serta mengupayakan kesejahteraan yang dinyatakan dalam Yeremia 29:7.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s