MEMBERITAKAN INJIL ADALAH KEWAJIBAN!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-790:1 – Marlas Roha Ma Hamu
Marlas roha ma hamu di bagasan Jesus./Na pasonangkon hamu, Jesus Kristus Tuhanmu jonok do di lambungmu.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 18:24-28 (Pagi)
Ul. 6:4-9 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 9:16
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

MEMBERITAKAN INJIL ADALAH KEWAJIBAN!
Secara harafiah dan sederhana, kata hamba berarti seseorang yang berada di bawah perintah pihak lain, seperti pembantu, budak yang paling rendah dan cenderung dianggap hina. Orang Kristen adalah hamba Tuhan Yesus, artinya dalam segala hal, di mana pun dan dalam situasi apa pun maka harus tunduk kepada perintah-Nya. Status ini juga memberikan arti, bahwa kalau pun hamba merasa berhasil melakukan apa yang diperintahkan tuan, maka tidaklah patut kalau ia bermegah diri, mengapa? Karena bagaimana pun dia mengerjakan pekerjaan tuannya, keberhasilan itu untuk menyenangkan hati tuannya. Sama halnya dengan kehidupan kita, meski pun ada pelayanan yang berhasil maka itu bukan untuk memegahkan diri tetapi memuliakan Tuhan Yesus.

Rasul Paulus adalah pelayan yang sangat sukses, namun dia tetap melihat dirinya sebagai hamba (1Kor.9:16a). Keberhasilannya dilihat sebagai milik Tuhan Yesus, dan dia menyadari bahwa memberitakan injil adalah kewajiban sebagai orang yang telah ditebus. Lalu apa keberhasilan yang kita miliki pada saat ini? Gedung geraja yang besar? Saldo kas yang banyak? Banyaknya anggota jemaat? Keberhasilan bukan hanya di situ, namun yang utama adalah di saat kita semua telah menjadi hamba yang baik, yang tetap memberitakan injil baik atau tidak waktunya. Kita telah dipilih dan ditetapkan untuk memberitakan injil (Mrk. 3:14), yang dapat kita tunjukkan rendah hati, mengasihi orang lain dan kehidupan yang saling tolong menolong. Dan ingatlah apa pun yang dapat kita lakukan dan dinilai sebagai keberhasilan, jadikanlah itu untuk memuliakan Yesus bukan jalan untuk memegahkan diri, karena kita tetaplah sebagai hamba dan Yesus sebagai tuan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-367:4 Pada-Mu, Tuhan Dan Allahku
Betapa Kau mencari aku, hati-Mu rindu padaku. Kau raih aku kepada-Mu membuat aku milik-Mu. Diriku sudah Kaukasihi, Kau jualah yang aku pilih.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s