BELAS KASIHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-467:1 – Asi Ni RohaM Hupuji
Asi ni rohaM hupuji ala Ho manobus au. Dipaias Ho rohangku, gabe soranganMu Au. IngananMu rohanami. TondiMi manggohi i. Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.

PEMBACAAN FIRMAN
Yudas 1:20-21 (Pagi)
Kel. 2:1-10 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 19:17
Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

BELAS KASIHAN
Menunjukkan belas kasihan mungkin sesuatu yang susah dilakukan saat ini karena hidup yang mementingkan diri sendiri atau kelompok semakin menonjol. Namun bagi setiap orang percaya, Tuhan mengajarkan dan memerintahkan dahulu, sekarang dan seterusnya. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Bagaimana kita memahami perintah Tuhan ini dan melakukannya dalam kehidupan setiap hari? Bagi setiap orang percaya, kaya dan miskin, kuat dan lemah adalah anugerah Tuhan. Nas ini dengan jelas mengajarkan bagaimana seharusnya hidup setiap orang yang percaya kepada Tuhan di tengah-tengah masyarakat.

Menaruh belas kasihan tidak terbatas hanya memberi materi, namun juga non materi, misalnya: memberi waktu dan diri untuk mendengar, menguatkan, menghibur dan memberikan solusi bagi sesama yang membutuhkan. Setidaknya ada tiga hal yang dapat kita petik dari nas ini, yaitu: 1. Menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah harus didasari pada pengertian dan pengakuan bahwa seluruh hidup kita adalah anugerah dan belas kasihan Tuhan. 2. Mengasihi sesama manusia adalah perwujudan mengasihi Tuhan. 3. Menaruh belas kasihan tidak akan mengurangi milik dan sukacita kita, karena Tuhan sumber segala berkat dan sukacita akan membalasnya. Dengan pengertian dan pemahaman yang benar, setiap orang percaya sadar dan senang menaruh belas kasihan kepada sesama terutama kepada orang yang lemah. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-19:1 Tuhanku Yesus
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia, Kau kukasihi, Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s